Elpiji Bright Gas, Solusi Pertamina atas Kelangkaan Elpiji Tiga Kilogram
Posted by Aktual Press on 31st October 2016
| 377 views

elpiji-bright-gasAktualPress.com—Penggunaan Elpiji Bright Gas adalah solusi yang ditawarkan PT Pertamina (Persero) agar subsidi pemerintah untuk elpiji tiga kilogram (kg) tepat sasaran.

Pertamina akan menggugah masyarakat ekonomi mampu menggunakan elpiji nonsubsidi jenis bright gas ukuran 5,5 kg.

Tabung Bright Gas 5,5 kg memiliki fitur Katup Ganda DSVS (Double Spindle Valve System) yang 2x lebih aman dalam mencegah kebocoran pada kepala tabung.

Untuk menjamin kualitas dan ketepatan isi, Bright Gas 5,5 kg juga dilengkapi dengan Segel Hologram dengan fitur OCS (Optical Color Switch) yang telah memperoleh paten dan tidak dapat dipalsukan.

Selain itu, pada tabung Bright Gas 5,5 Kg juga terdapat Sticker safety penggunaan tabung sehingga konsumen dapat lebih tersosialisasikan bagaimana cara memasang dan menggunakan tabung yang benar.

Harga bright gas 5,5 Kg di agen mencapai Rp 57.500 per tabung sedangkan di pangkalan, SPBU dan toko modern bervariasi mulai Rp 61.000 hingga Rp 66.000 per tabung tergantung jarak dengan agen.

Sebagaimana dilansir kantor berita Antara, Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang di Denpasar mengatakan dengan mengalihkan subsidi elpiji, maka masyarakat ekonomi mampu turut berkontribusi menyelamatkan keuangan negara yang selama ini terbebani oleh subdisi BBM.

“Kami mau mengurangi subsidi tiga kilogram jadi dengan memberikan pilihan lebih baik dan lebih banyak bagi konsumen. Kami sudah targetkan kesadaran dengan cara persuasif. Konsumen makin banyak yang pindah (dari elpiji subsidi ke nonsubsidi),” katanya, Sabtu (29/10/2016).

Ia menerangkan pemerintah telah menetapkan porsi APBN tahun 2017 sebanyak 25,7 juta kepala keluarga (KK) miskin yang boleh menggunakan elpiji subsidi, salah satu cara untuk mengamankan keuangan negara.

Mengingat selama ini jumlah KK di Indonesia yang terdaftar menggunakan elpiji yang tiga kilogram sebanyak lebih dari 57 juta KK.

Sosialisasi Penggunaan Elpiji Bright Gas di Bali

Agar elpiji subsidi tepat sasaran, BUMN tersebut kemudian mengajak para mitra, yakni agen dan outlet elpiji di Bali turut andil berperan memasarkan produk elpiji nonsubsidi kepada masyarakat ekonomi mampu.

“Ini bukti bahwa daya beli masyarakat sudah naik. Ini peluang bagi kami karena mereka (golongan ekonomi) mampu jadi seharusnya memakai (elpiji) yang nonsubsidi,” ungkap Ahmad.

Pada Jumat (28/10/2016), pihaknya menggelar malam apresiasi dan penghargaan kepada mitra Pertamina baik agen, outlet maupun pemerintah daerah yang membantu pemasaran dan penjualan elpiji nonsubsidi khususnya bright gas ukuran 5,5 kg yang sudah mulai masuk pasaran di Bali sejak Juli 2016 termasuk ukuran 12 kg.

Sementara itu, General Manajer Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) V Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Ageng Giriyono mengatakan saat ini elpiji nonsubdisi tersedia di 22 agen dan 46 SPBU tersebar di Pulau Dewata.

Elpiji nonsubdisi bright gas 5,5 kg, 12 kg dan tabung biru 12 kg juga tersedia di 316 outlet termasuk toko modern, Indomaret.

“Kami akan perluas pemasaran hingga konsumen mudah mendapatkan bright gas,” ucap Ageng.

Program penukaran tabung elpiji 3 kg dengan tabung elpiji bright gas 5,5 kg juga bisa dilakukan di agen elpiji dengan harga tukar dua tabung elpiji subsidi dengan satu bright gas sebesar Rp 99.500 atau satu tabung elpiji subsidi dengan satu bright gas sebesar Rp 208.500.

Adanya varian baru produk Pertamina itu disambut positif konsumen di Bali terbukti dengan penjualannya yang mencapai rata-rata hingga 200 metrik ton dalam sebulan. (Zainab)

SHARE THIS: