Terobosan UMM dalam Pelestarian Lingkungan, Pohon-pohon Dilengkapi “QR Code”
Posted by Aktual Press on 27th December 2016
| 327 views

kampus-ummAktualPress.com—  Pohon-pohon yang ditanam di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), kini dilengkapi dengan “Quick Response Code” (QR Code).

QR Code merupakan sebuah kode matriks atau barcode yang merupakan bentuk evolusi kode batang dari satu dimensi ke dua dimensi.

Penggunaan QR Code sudah lazim di negara maju, seperti Jepang. Ia memiliki kemampuan mengkodekan dan menyampaikan informasi, serta merespons dengan cepat.

Kepala Pusat Studi Lingkungan dan Kependudukan (PSLK) UMM, Husamah di Malang, Sabtu (24/12/2016) mengemukakan pemberian kode QR pada seluruh pohon yang ada di area kampus tersebut, dilakukan sejak September lalu untuk memudahkan scan.

“Kode QR ini bisa dengan mudah discan guna mengetahui informasi lengkap terkait pohon bersangkutan. Upaya ini sebagai salah cara kami untuk menjaga lingkungan,” kata Husamah dalam diskusi UMM Gazebo Forum dengan tema “Wajah Bopeng Lingkungan Hidup Indonesia 2016 dan Mimpi 2017,” di gazebo taman perpustakaan kampus UMM.

Langkah Lainnya dalam Menjaga Lingkungan
Selain melengkapi kode QR pohon-pohon di area kampus, ungkap Husama, PSLK secara kontiniu akan menggalakkan kampanye “kumpulkan sampah pada tempatnya”, bukan lagi “buang sampah pada tempatnya”.

Sedangkan, lanjutnya, dengan dikumpulkan sampah masih memiliki nilai manfaat. “Ini adalah aplikasi dari slogan 3R, yakni reduce, reuse, recycle,” urainya.

UMM, lanjut Husamah, juga telah memanfaatkan sumber air sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). “Hal tersebut sebagai bukti nyata partisipasi kami peduli terhadap lingkungan,” paparnya.

PLTMH UMM menyumbang 15 sampai 20 persen energi alternatif untuk kepentingan operasional sehari-hari, bahkan tanaman yang hidup di lingkungan kampus 3 UMM juga memberi sumbangsih untuk menyerap karbondioksida sebesar 123 ton per tahun,” urainya.

Sementara itu, pakar lingkungan yang juga dosen Program Studi (Prodi) Biologi UMM Dr Abdul Kadir menyoroti lingkungan hidup sebagai satu kesatuan ruang dengan manusia dan perilakunya.

Menurut dia, manusia kerap lupa bahwa mereka hidup di tempat dimana jika ia merusak lingkungan, sama halnya merusak diri sendiri. “Lingkungan yang rusak secara otomatis akan merugikan kita juga,” tegas Abdul. (Zainab)

SHARE THIS: