Pencipta dan Lirik Lagu “Buruh Tani” alias “Pembebasan”, Inilah Kebenarannya
Posted by Aktual Press on 19th March 2017
| 2034 views

buruh-dan-tani-sajak-kaum-seperjuanganAktualPress.com— Pada tahun 1997, lagu “Buruh Tani” dikumandangkan pada setiap aksi-aksi demonstrasi di negeri ini.

Tak banyak yang mengenal pencipta lagu legendaris dunia pergerakan mahasiswa. Ia adalah Safi’i Kamamang, pria kelahiran Lamongan, Jawa Timur, 5 Juni 1976.

Safi’i mengungkapkan bahwa judul lagu tersebut sebenarnya bukan “Buruh Tani”, melainkan “Pembebasan”.

Pada saat itu, di tengah-tengah represifitas  rezim Orde Baru, Safi’i maupun kawan-kawannya membutuhkan penyemangat dalam perjuangan politik.

Safi’i berpikir untuk menciptakan sebuah lagu yang bisa menyatukan buruh, tani, mahasiswa, dan kaum miskin perkotaan. Musik merupakan salah satu instrumen untuk menjaga garis konsistensi perjuangan .

Ia tidak terlahir dari keluarga musisi, tetapi berasal dari keluarga petani yang sangat menderita pada saat itu.

Ketidakjelasan masa depan pertanian membuat kedua orang tuanya pergi meninggalkan sawah dan kebun mereka. Mereka pergi merantau ke kota menjadi kaum Urban. Sejak saat itu mulai timbul pergolakan bathin dalam diri Safi’i.

Safi’i mengenal gitar ketika duduk di bangku STM. Referensinya dalam menciptakan lagu perjuangan hanyalah Halo-Halo Bandung dan Garuda Pancasila.

Lagu “Pembebasan”, Lirik Tak Sesuai Aslinya

Dalam YouTube, lirik yang beredar tidak sesuai dengan aslinya. Bahkan, khalayak salah kaprah bahwa pencipta lagunya  bernama “Marjinal”. Semua berkiblat pada sebuah video dengan judul yang tertulis: Marjinal – Buruh Tani.

Begini lirik lagunya:

Buruh, tani, mahasiswa, rakyat miskin kota

Bersatu padu rebut demokrasi

Gegap gempita dalam satu suara

Demi tugas suci yang mulia

Hari-hari esok adalah milik kita

Terciptanya masyarakat sejahtra

Terbentuknya tatanan masyarakat

Indonesia baru tanpa Orba

 

Marilah kawan mari kita kabarkan

Di tangan kita tergenggam arah bangsa

Marilah kawan mari kita nyanyikan

Sebuah lagu tentang pembebasan

 

Di bawah kuasa tirani

Kususuri garis jalan ini

Berjuta kali turun aksi

Bagiku satu langkah pasti

 

Sementara lirik asli lagu “Pembabasan” karya Safi’i adalah sebegai berikut:

Buruh, tani, mahasiswa, kaum miskin kota

Bersatu padu rebut demokrasi

Gegap gempita dalam satu suara

Demi tugas suci yang mulia

 

Hari-hari esok adalah milik kita

Terbebasnya massa rakyat pekerja

Terciptanya tatanan masyarakat

Demokrasi sepenuhnya

 

Marilah kawan mari kita kabarkan

Di tangan kita tergenggam arah bangsa

Marilah kawan mari kita nyanyikan

Sebuah lagu tentang pembebasan

 

Lagu tersebut diciptakan oleh Safi’i di Surabaya pada akhir tahun 1996. Kemudian, ia mulai mengajarkan kepada kawan-kawannya pada awal 1997, antara lain Riski dan Dominggus. (Zainab/ berdikarionline)

 

SHARE THIS: