Luncurkan Rudal Lagi, AS akan Keluarkan Sanksi Lebih Keras Terhadap Korut
Posted by @Editor on 14th May 2017
| 75 views

kimAktualpress.com—Presiden AS Donald Trump telah meminta pemberian sanksi lebih keras terhadap Korea Utara setelah negara pimpinan Kim Jong-un itu meluncurkan “proyektil tak dikenal” yang diduga merupakan misil balistik.

“Biarkan tindak provokasi terbaru ini menjadi seruan bagi semua negara untuk memberikan sanksi yang jauh lebih besar untuk Korea Utara,” demikian pernyataan Gedung Putih pada Minggu (14/05/2017).

Berdasarkan informasi dari Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, Pyongyang telah meluncurkan rudal dari Provinsi Pyongan pada hari Minggu jam 5:27 pagi. Pasukan Komando Pasifik AS juga telah mengonfirmasi hal tersebut.

Setelah meluncur sejauh sekitar 700 kilometer (435 mil), rudal tersebut jatuh di Laut Jepang (Laut Timur) di sekitar Semenanjung Korea, Jepang, dan Rusia.

“[Rudal itu] jatuh sangat dekat dengan kawasan Rusia… Presiden tidak bisa membayangkan Rusia senang [atas serangan itu],” tambah pihak Gedung Putih.

Setelah serangan tersebut, Penasehat Keamanan Nasional AS, H.R. McMaster, dilaporkan berbicara dengan pejabat keamanan Korea Selatan, Kim Kwan-jin. Keduanya bersepakat untuk meningkatkan kerjasama dalam rangka  denuklirisasi Korut.

Sejak awal tahun 2016, Korea Utara meluncurkan sejumlah misil dan percobaan nuklir yang menarik banyak kecaman dari dunia. Akibatnya, Dewan Keamanan PBB memperkuat sanksi untuk negara tersebut.

Sehari setelah serangan Amerika ke Suriah, Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, juga sudah menyatakan negaranya siap menindak Korut sendirian.

“Kami berkomitmen untuk bekerjasama mencari jalan damai guna menyelesaikan masalah Korut. Namun sebelum itu, Korut harus merubah sikapnya,”ujar Tillerson.

Sejak beberapa pekan lalu, Amerika mendorong China untuk menggunakan pengaruhnya demi menekan Korut.

Dalam wawancara yang dipublikasikan harian Financial Times, Minggu pekan lalu, Trump menyatakan bahwa jika China masih tetap bimbang, Amerika siap melakukan aksi militer secara sepihak untuk mengatasi masalah Korut. (ra/presstv)

SHARE THIS: