29 Calon Hakim Agung Lolos Seleksi Kualitas Komisi Yudisial
Posted by @Redaksi on 17th May 2017
| 219 views

Gedung-KYAktualPress.com – Setelah membuka pendaftaran Calon Hakim Agung 2017, Mahkamah Konstitusi dalam Seleksi Kualitas yang merupakan seleksi tahap kedua meloloskan 29 Calon Hakim Agung. Hal ini disampaikan oleh Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Komisi Yudisial, Maradaman Harahap, dalam siaran pers Komisi di gedung Komisi Yudisial, Jakarta, Senin 15 Mei.

“Calon Hakim Agung yang lolos terdiri dari 20 orang dari jalur kareier dan 9 orang dari jalur nonkarier,” ujar Maradaman.

Dari 82 peserta seleksi yang mendaftar sebagai calon hakim agung, 29 orang dinyatakan lolos. Awalnya, terdapat 88 pendaftar, dengan enam orang gugur karena tak memenuhi syarat.

Berdasarkan kamar yang dipilih, sebanyak 10 orang lolos seleksi kualitas di kamar Perdata, 6 orang lolos seleksi kualitas di kamar Pidana, 2 orang lolo seleksi kualitas di kamar Tata Usaha Negara, 9 orang lolos seleksi kualitas di kamar Agama, dan 2 orang lolos seleksi kualitas di kamar Militer.

Dalam melakukan penliaian seleksi kualitas ini, Komisi Yudisial dengan tim teknis menggunakan beberapa instrumen, antara lain karya profesi dengan tim teknis dari Pimpinan dan Anggota Komisi Yudisial, karyat tulis di tempat dengan tim teknis dari tim reader yang merupakan akademisi, kasus Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) dengan tim teknis dari Tenaga Ahli Komisi Yudisial dan mantan hakim agung kasus hukum. serta tes objektif dengan tim teknis yang berasal hakim Agung dan Tenaga Ahli Komisi Yudisial.

Dua Calon Hakim Agung Perempuan

Dari ke-29 calon Hakim Agung terpilih ini hanya ada dua calon Hakim Agung perempuan terpilih. Kedua calon hakim agung tersebut adalah Dr. Hj. Reny Halida Ilham Malik, S.H., Hakim Ad Hoc Pengadilan Tipikor Tingkat Banding Pengadilan Negeri Jakarta untuk Kamar Pidana dan Dra. Azizah Bajuber, S.H., Hakim Tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung untuk Kamar Perdata.

Keduanya merupakan dua perempuan yang lolos dari delapan perempuan calon hakim agung yang mendaftar. Sementara, calon hakim agung pria yang lolos seleksi mencapai 27 orang. Total 29 calon hakim yang lolos seleksi dari 82 pendaftar, setelah sebelumnya enam pendaftar dari 88 pendaftar awal tereliminasi karena tak memenuhi syarat.

Sedikitnya calon hakim agung perempuan menurut Haradaman dikarenakan sedikitnya pendaftar perempuan. “Jadi bukan karena bias gender. Semua juga dites sama, kok,” terang Haradaman.

Jumlah pendaftar calon Hakim Agung perempuan sendiri ada 8 pendaftar. Namun enam calon hakim perempuan gugur di tahap awal karena tidak memenuhi persyaratan. Di tahap kedua inilah, dua calon hakim agung perempuan bertahan dan lolos uji seleksi kualitas Komisi Yudisial.

Dari ke-29 calon Hakim Agung yang lolos ini, nantinya hanya akan dipilih 6 calon yang akan diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). DPR nantinya yang akan menentukan apakah calon Hakim Agung yang lolos uji seleksi Komisi Yudisial akan bisa mengemban amanat menjadi Hakim Agung.

“Enam orang yang nanti dipilih untuk diajukan ke DPR. Dua orang untuk Hakim Agung Perdata, dan Hakim Agung Pidana, Hakim Agung Agama, Hakim Agung Tata Usaha Negara dan satu Hakim Agung Militer,” ujar Maradaman

Seleksi Tahap Tiga

Semua peserta seleksi yang lulus akan mengikuti seleksi lanjutan tahap ketiga, berupa seleksi kepribadian dan kesehatan. Pemeriksaan kepribadian dilakukan di Komisi Yudisial pada 21-22 Mei dan pemeriksaan kesehatan calon hakim agung akan dilakukan di Rumah Sakit Kepresidenan.

Calon Hakim Agung juga akan ditelusuri rekam jejaknya untuk mengetahui apakah ia bersih atau tidak. Dalam rangka penelusuran rekam jejak calon hakim agung ini, Komisi Yudisial akan berkerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangan (PPATK) terkait laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) serta aliran dana yang tidak wajar dari Calon Hakim Agung.

Komisi Yudisial juga mengharapkan partisipasi masyarakat agar ikut serta memberikan informasi atau pendapat tertulis tentang integritas, kapasitas, perilaku, dan karakter Calon Hakim Agung yang dinyatakan lolos seleksi kualitas. (Joko)

SHARE THIS: