Cara Terbaik Melestarikan Situs Kota Berumur 5.000 tahun Di Masa Kini
Posted by Lestari on 21st May 2017
| 83 views

Kota KunoAktualPress.com – Saat ini, para arkeolog telah memutuskan bahwa cara terbaik untuk melestarikan situs kota berusia hampir 5.000 tahun di Pakistan adalah dengan cara menguburnya, bukan menggalinya.

Pada tahun 1920, sebuah tim arkeolog menemukan sebuah batu api di Pakistan yang berasal dari beberapa tempat suci tertua dan paling dihormati di negara tersebut. Selama sekitar 50 tahun, penggalian dalam skala besar menemukan sebuah kota berusia 5.000 tahun di selatan negara tersebut, yang tampak jaringan jalan dan sistem drainase yang kompleks. Kota itu dicap sebagai kota “Mohenjo Daro” yang berarti “gundukan orang mati” di Sindhi.

Tidak banyak yang mengetahui tentang kota tersebut, karena tidak punya nama asli. Tidak ada bagian tempat yang bisa menunjukkan umur dimana kota itu hidup dahulu.

Menurut para arkeolog, kota tersebut mungkin mengalami kejayaan pada tahun 2500 SM, namun karena bencana badai cuaca yang dahsyat dan kekeringan yang tak ada henti-hentinya, negara tersebut hancur atau berakhir pada tahun 1900 SM. Namun penyebab pasti hancurnya kota tersebut tetap menjadi sebuah misteri ilmiah dan arkeologi.

Untuk mengetahui penyebab lebih lanjut, para arkeolog yang bekerja di situs tersebut perlu menggali lebih dalam. Namun, penggalian pun memiliki banyak konsekuensi. Ada kekhawatiran lebih jika penggalian dapat membuatnya rentan terhadap kerusakan, sementara mengali reruntuhan dapat memberikan kunci untuk membuka misteri di jantung peradaban Lembah Indus Kuno.

Selain itu, pemerintah Pakistan dan negara-negara tetangga khawatir jika kelompok ISIS menghancurkan situs-situs tersebut, seperti yang mereka lakukan sebelumnya di Palmyra, Suriah. Bagi ISIS, situs merupakan ikon pra-Islam yang menyembah berhala, sehingga merupakan sebuah dosa jika terus melestarikannya.

Untuk menghindari hal tersebut, para arkeolog lebih memilih untuk meninggalkan penggalian dan kemudian menguburnya sampai metode pelestarian yang lebih baik ditemukan. (AL/Sputnik)

Facebook Comments

Baca Juga:

Tips Membaca Dengan Cepat dan Mudah Paham AktualPress.com-- Membaca ibarat membuka jendela dunia. Orang akan bertambah pengetahuannya dan menjadi pintar lewat membaca. Itulah mengapa membaca s...
Tata Kelola Sawit Sangat Buruk Aktualpress.com – Perkebunan dan industri kelapa sawit saat ini menjadi salah satu andalan sumber ekonomi negara. Namun di sisi lain tata kelola sawit...
Penyelesaian Konflik Agraria di Sultra, Diskusi Di... Petani Sultra Menuntut Hak (foto: zonasultra.com) AktualPress.com— Dalam rangka menindaklanjuti konflik agraria yang masih terjadi di UPT Arongo K...
Meninjau Pembebasaan Lahan bagi Mega Proyek Bandar... Ratusan warga berkumpul di lahan sengketa yang akan digunakan untuk mega proyek pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIBJ) di Desa Sukamulya...
Sri Mulyani: Ribuan Triliun Harta WNI Masih Sembun... Sumber: Kompas AktualPress.com˗˗  Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, masih banyak harta warga negara Indonesia (WNI) yang belum melaporka...
 ‘Jakarta Unfair’ Sudah Bisa Ditonton di YouTube... AktualPress.com - Film dokumenter ‘Jakarta Unfair’ yang awal diputar hanya ada di layar tancap swadaya masyarakat kini bisa dinikmati di YouTube. S...
SHARE THIS: