Trump Sebut Pemerintahannya Hampir Mencatat Rekor Pencapaian Tertinggi
Posted by @Editor on 13th June 2017
| 51 views

asdgvLIDFUTSAktualpress.com—Presiden AS Donald Trump memuji pemerintahannya sendiri yang diklaim memiliki pencapaian legislasi terbaik dibanding pemerintahan sebelumnya.

Trump mengklaim, dalam enam bulan pertamanya berkuasa di Gedung Putih ia telah berhasil melakukan pencapaian lebih daripada presiden-presiden sebelumnya, kecuali Franklin D. Roosevelt.

“Belum ada satu pun presiden, … yang mengesahkan lebih banyak undang-undang dan melakukan hal-hal yang lebih banyak daripada yang kita lakukan,” ujar Trump dalam pertemuan kabinet pertamanya.

“Saya pikir kita telah bertindak sangat aktif dan hampir mencatat rekor,” tambahnya.

Pernyataan ini ia sampaikan ketika berbagai badan survei memperlihatkan angka penerimaan Trump yang sangat rendah. Hal itu disebabkan banyaknya keraguan di tengah publik AS terkait kejujuran sang presiden.

Berdasarkan laporan dari media AS, catatan kebohongan Trump telah terjadi selama bertahun-tahun dan menjangkau isu-isu yang luas.

Pernyataan “blunder” Trump adalah diantaranya terkait pemanasan global, hubungan bisnis, hubungan dengan perempuan, jumlah uang yang ia miliki, dan sebagainya.

Para kritikus menilai, satu-satunya rekor yang didapatkan Trump adalah rekor kebohongannya.

 

Semakin Banyak Orang Dukung Pemakzulan Trump

Sebuah polling opini terbaru memperlihatkan, semakin banyak rakyat Amerika yang ingin Presiden Donald Trump dimakzulkan.

Polling yang digelar oleh POLITICO/Morning Consult pada Rabu (31/5/17) menemukan bahwa 43 persen pemilih Amerika ingin Kongres mulai memproses pemecatan Trump. Angka ini naik dari 38 persen pada minggu lalu.

“Jika Presiden Trump berharap perjalanan luar negerinya akan mengalihkan pembicaraan publik tentang skandal-skandalnya, dia salah besar,” kata co-founder Morning Consult, Kyle Dropp.

Polling ini dilakukan antara tanggal 25-30 Mei, dengan responden sebanyak 1.991 orang.

Berdasarkan temuan, mayoritas pendukung pemakzulan berpendapat bahwa Trump layak dipecat karena dia tidak cocok menjadi presiden, bukan karena dia telah melanggar hukum.

Al Green, anggota kongres dari Partai Demokrat, adalah orang pertama yang meminta Trump dimakzulkan setelah tersingkap fakta bahwa sang presiden telah menekan Direktur FBI James Comey untuk menghentikan investigasi terhadap mantan penasehat presiden, Mike Flynn.

“Tidak ada satupun orang yang berada di atas hukum, termasuk Presiden Amerika Serikat,” kata Green.

Dalam sejarah, hanya tiga presiden Amerika yang mendapat ancaman pemakzulan, yaitu Andrew Johnson, Richard Nixon, dan Bill Clinton. (ra/presstv)

SHARE THIS: