Terkait Kesepakatan Paris, Keputusan Trump Bisa Rugikan Petani Kopi
Posted by Lestari on 18th June 2017
| 86 views

produk hasil pertanianAktualPress.com – Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menarik diri dari kesepakatan Paris terkait meminimalisir perubahan iklim berdampak pada perubahan suhu yang lebih drastis lagi, dan pada akhirnya mengancam lingkungan yang sangat sensitif, akibatnya bisa merusak tanaman kopi.

Kecepatan perubahan suhu saat ini berdampak pada berkurangnya jumlah lahan kopi yang dapat dipanen sepanjang abad ini, menurut sebuah artikel terbaru. Jika suhu terus berubah naik akibat dari tindakan Trump, maka para petani kopi di negara-negara berkembang pun akan tampak suram.

Kopi merupakan salah satu minuman yang paling dikehendaki di dunia. Sekitar 400 miliar cangkir kopi dikonsumsi setiap tahun. Biji tanaman tersebut hanya bisa dibudidayakan dalam kondisi tertentu, tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas, seperti daerah dekat khatulistiwa.

Perubahan iklim yang berdampak pada kekeringan akan mengancam tanaman para petani, salah satunya kopi. Banyak individu dan keluarga dari negara-negara yang tergolong berkembang dan ekonomi pra-industri akan menanggung dampaknya.

Pasar kopi senilai USD 19 miliar pada tahun 2015 adalah komoditas ekspor yang paling berharga kedua di dunia. Meskipun paling berharga, jumlah uang tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan perusahaan Apple yang meraup USD 737 miliar pada 16 Juni. Demikian laporan dari Institusi Iklim tahun 2016 lalu.

10 negara yang memproduksi kopi sudah berjuang dalam pertumbuhan ekonomi dunia. Negara-negara yang paling banyak mengekspor kopi tahun 2015 adalah Brazil, Vietnam, Kolombia, Indonesia, Ethiopia, India, Honduras, Uganda, Meksiko, dan Guatemala. (AL/Sputnik)

SHARE THIS: