Rencana Pembangunan Hijau Dari Bappenas
Posted by Lestari on 18th July 2017
| 86 views

hutan terbabat karena pembangunanAktualPress.com – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sedang merancang pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) tahun 2020-2024 nanti dengan konsep pembangunan berkelanjutan dan pembangunan hijau. Demikian laporan yang dirilis Mongabay pada Minggu (16/7) lalu.

RPJMN bertujuan untuk merencanakan pembangunan berkelanjutan dengan menempatkan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup dan sumber daya alam (SDA).

“Secara umum terdapat misi sangat besar memberikan konsep green (RPJMN 2020-2024). Ini harus dapat dijaga keseimbangan dalam pembangunan ekonomi dan sosial,” kata Gellwyn Daniel Jusug, Deputi Bidang Kemaritiman dan SDA Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) baru-baru ini di Jakarta.

Yang paling penting dari pembangunan ini adalah mempertimbangkan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup dan SDA. Gellwyn menambahkan bahwa konsep, metodologi, dan misi yang ingin diwujudkan adalah berdasarkan kebijakan berbasis sains. Kebijakan berbasis fakta akan sulit tanpa bukti sains. Jadi tidak hanya melihat lapangan fakta, tetapi juga harus dibuktikan secara saintifik. Apalagi lapangan fakta yang semakin menurun karena aktivitas-aktivitas manusia, pertambangan, dan pembalakan liar.

Isu lingkungan pun menjadi titik poin dari proses rencana pembangunan tersebut.

Harapan Gellwyn, ia menuturkan, “… analisis daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup dan SDA bisa jadi pegangan dalam RPJMN 2020-2024.”

Tambahnya, rencana ini pun perlu koordinasi dan sinergi baik dari lintas kepentingan lingkungan, ekonomi, dan sosial.

Memang, mengimplementasikan rencana ini tidak mudah dan tidak sebentar. Sehingga membutuhkan pengertian dari pelbagai pihak, antara lain: masyarakat, internal Bappenas, maupun sejumlah kementerian dan lembaga.

Pungkasnya, Bappenas mengajak seluruh lintas sektor untuk menyatukan pemahaman agar menghindari dualisme proses antara perencana, pegiat lingkungan, dan sektor-sektor lain. (AL/Mongabay)

SHARE THIS: