Cina Pastikan Akan Cegah Perubahan Rezim di Korut
Posted by @Editor on 12th August 2017
| 56 views

Aktualpress.com — Pemerintah Cina telah mengungkapkan rasa frustrasi mereka terhadap tingkah laku AS dan Korea Selatan yang dinilai menyebabkan meningginya ketegangan di Semenanjung Korea.

Dalam sebuah statemen yang dilasir koran berita Global Times, Cina memperingatkan presiden AS  pada Jumat (11/8/17) bahwa mereka akan membantu militer Korea Utara jika AS meluncurkan serangan untuk “menjatuhkan rezim Korut,”

Jika AS dan Korea Selatan melemparkan serangan untuk menjatuhkan rezim Korea Utara dan mengubah peta politik di Semenanjung Korea, Cina akan mencegah mereka melakukan itu,” tegas pemerintah Cina.

Namun di saat yang sama, Cina menegaskan secara jelas bahwa mereka lebih memilih penyelesaian konflik secara diplomatik dan mempertahankan status quo, dengan memperingatkan Kim Jong Un agar “tetap bersikap netral jika Korut menyerang duluan.”

Kini, ketika Korut tengah mempersiapkan serangan rudal ke Guam, AS juga bersiap dengan melakukan latihan militer dengan Jepang dan Korea Selatan. (ra/mintpress)

 

Cina tekankan pentingnya persahabatan dengan Korut

Presiden Cina, Xi Jinping, menekankan pentingnya hubungan “bersahabat” dengan Korea Utara saat menerima kunjungan seorang pejabat tinggi dari Pyongyang.

Pejabat tersebut ialah mantan Menteri Luar Negeri Korut yang kini menjabat Wakil Ketua Partai Pekerja, Ri Su-yong. Kedatangannya bertujuan mengantarkan pesan dari Pemimpin Korut, Kim Jong-un, bahwa Pyongyang tidak akan mengakhiri program nuklirnya.

Kantor berita Korut, KCNA, melaporkan bahwa Kim Jong-un berikrar melanjutkan kebijakan pembangunan ekonomi sekaligus pembangunan nuklir.

Kantor berita Cina, Xinhua, tidak menyebutkan apapun mengenai nuklir. Yang jelas, seperti dilaporkan Xinhua, Kim Jong-un berharap menjalin hubungan dekat dengan Cina.

Adapun Xi Jinping menegaskan kembali kebijakan Cina di Semenanjung Korea yang menyerukan ketenangan dan menahan diri, peningkatan komunikasi dan stabilitas regional.

Ri Su-yong adalah figur pejabat tinggi Korut pertama yang melawat ke Cina sejak Kongres Partai Pekerja bulan lalu.

Bagi Korut, Cina adalah sekutu krusial mengingat perekonomian Pyongyang sangat tergantung dari perdagangan dengan Beijing.

Kantor berita AFP yang mengutip data pihak Cina melaporkan perdagangan batu bara ke dua negara tetangga tersebut mencapai nilai US$1 miliar atau sekitar Rp13,2 triliun tahun lalu. (ra/mintpress/bbc)

 

 

SHARE THIS: