Kemiskinan Naik, Sri Mulyani Pertanyakan Pengelolaan Dana di Daerah
Posted by redaksi2 on 12th August 2017
| 59 views
Sumber: Kompas

AktualPress.com˗˗ Menteri Keuangan Sri Mulyani mempertanyakan efektivitas penggunaan oleh pemerintah daerah dan pejabat desa terkait jumlah penduduk miskin yang bertambah.

“Kami sudah kasih subsidi beras sejahtera, cash transfer, pupuk, benih, kami kasih desanya (melalui dana desa) masa enggak turun (angka) kemiskinan, itu duitnya menguap atau gimana?” ujarnya dalam acara Pajak Bertutur di Jakarta, Jumat (11/8)

Setiap tahun pemerintah mengeluarkan dana lebih dari Rp 700 triliun ke daerah dan desa. Tahun lalu, dana yang ditransfer ke daerah dan desa mencapai Rp 776 triliun. Sedangkan tahun ini, dana yang masuk ke daerah mencapai Rp 764 triliun termasuk Rp 60 triliun alokasi dana desa.

Maka dari itu, Jika mengacu kepada alokasi dana desa sebesar Rp 60 triliun, kata Sri Mulyani, maka satu dari 72.000 desa di Indonesia, rata rata menerima alokasi dana sekitar Rp 800 juta-an.

Akan tetapi, meskipun dengan jumlah besar dana tersebut, angka kemiskinan masih saja naik. BPS mencatat pada maret 2017 jumlah orang miskin mencapai 27,7 juta orang, naik ekitar 6.900 orang dibandingkan September 2016. Sedangkan, angka ketimpangan masih stagnan belum beranjak dari posisi 0,39.

Sri mulyani mengatakan, makanya media menggugat mengapa dana desa yang langsung ke desa tidak bisa membuat kemiskinan turun. Jadi di Republik ini persoalannya bukan ada uang atau tidak tapi bagaimana kita menggunakan uang itu untuk mencapai tujuan.

Dalam hal ini, dia meminta agar publik ikut mengawasi alokasi dana transfer daerah dan dana desa yang sudah digelontorkan pemerintah pusat setiap tahun. Pasalnya, setiap rupiah yang kita tarik dari republik dalam bentuk pajak bukanlah uang pemerintah namun uang rakyat. Jadi, Sudah selayaknya penggunaan dana tersebut bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan rakyat. (Sihab/Kompas)

SHARE THIS: