‘Sistem Rudal AS Tak Akan Kuat Hadapi Korut’
Posted by @Editor on 12th August 2017
| 14 views

AKtualpress.com — Ahli pertahanan Riki Ellison, yang juga menjabat sebagai ketua Aliansi Advokasi Pertahanan AS, mengatakan bahwa sistem rudal Amerika yang bernilai milyaran dollar tak akan bisa mempertahankan negara dari serangan rudal Korea Utara.

Dalam laporan media Reuters pada Kamis (11/8/17), Ellison menilai uji coba rudal dari Pentagon baru-baru ini tidak secara akurat menyimulasikan kondisi perang yang sesungguhnya. Padahal, Pentagon sudah menghabisakan $40 milyar dollar untuk penelitian dan pengembangan sistem itu selama 18 tahun.

Pada 30 Mei lalu, Agensi Petahanan Rudal AS (MDA) hanya berhasil meluncurkan 10 dari 18 ujicoba sistem Ground-based Midcourse Defense (GMD).

GMD adalah sistem radar dan rudal yang ditujukan untuk melindungi AS dari rudal antar-benua (ICBMs).

Ellison, sistem GMD ini tidak cocok dengan skenario kemungkinan serangan dari Korea Utara. Ia menegaskan GMD butuh ujicoba yang lebih kuat seperti beberapa hulu ledak yang dapat membingungkan lawan.

Sementara itu, fisikawan Laura Grego yang mempelajari pertahanan rudal di Union of Concerned Scientists, mengatakan bahwa data yang dirilis secara publik tidak dapat memastikan apakah GMD bisa bekerja secara efektif di dalam kondisi perang seperti itu.

Perdebatan mengenai efektivitas sistem rudal AS ini muncul setelah adanya tudingan saling ancam antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un beberapa waktu lalu.

 

Korea Utara Ancam Serang AS Dalam Waktu Dekat

Pemerintah Korea Utara tengah “membahas secara hati-hati” rencana untuk menyerang kawasan Guam, Kepulauan Pasifik Amerika dengan rudal. Hal ini merupakan respon dari ancaman Presiden Donald Trump bahwa AS ingin menyerang Korut dengan “api dan amarah.”

Berdasarkan laporan dari media KCNApada Selasa (8/8/17)Juru Bicara Pasukan Rakyat Korea mengumumkan akan melancarkan serangan ini berdasarkan aba-aba dari pemimpin Korut Kim Jong-un.

Militer Korut juga akan melakukan serangan awal jika ada tanda-tanda provokasi dari Amerika.

Sebelumnya, Presiden Trump menyampaikan pidato di New Jersey berisi penyataan bahwa “Korea Utara lebih baik tidak memberikan lebih banyak ancaman untuk AS.”

“Seperti yang saya katakan, mereka akan menerima api dan amarah, kekuatan, dan hal-hal sejenisnya yang belum pernah disaksikan oleh dunia,” tegasnya.  (ra/presstv)

 

 

 

 

 

 

SHARE THIS: