Siapa Yang Tanggung Kerugian Akibat Korupsi? Ibu Pembeli Susu Formula, Mahasiswa, Dan Lainnya
Posted by Lestari on 22nd August 2017
| 184 views

AktualPress.com – Hasil riset Laboratorium Ilmu Ekonomi, Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2016 lalu melaporkan bahwa total kerugian akibat korupsi selama 5 tahun di Indonesia mencapai Rp. 203,9 triliun dari berbagai lini, seperti kasus di tingkat MA, PT, ataupun PN. Lalu siapa yang menanggung korupsi sebanyak itu?

“Lalu siapa yang menanggung kerugian sebesar itu? Tentu saja para pembayar pajak yang budiman, ibu-ibu pembeli susu formula untuk bayi mereka, mahasiswa dan pelajar yang membeli buku teks mereka, orang sakit yang membeli obat-obatan di apotek dan toko obat, generasi di masa mendatang yang mungkin saat ini belum lahir,” ungkap laporan hasil riset tersebut.

Bayangkan, betapa orang-orang yang bahkan mungkin tidak menahu persoalan korupsi pun ikut menanggung kerugiannya. Orang-orang yang sudah miskin dan menderita kelaparan pun menanggung dampaknya. Bahkan mahasiswa dan para pembayar pajak yang taat aturan pun menjadi korban. Sungguh menyiksa dampaknya!

Riset tersebut pun mengestimasi realokasi biaya kerugian akibat korupsi. Menurut laporan, jika uang sebesar itu tidak dikorupsi, biaya BPJS warga Indonesia bisa gratis 60.000/bulan, 600 rumah sakit elit berstandar internasional bisa dibangun, 182.000 magister bisa diluluskan gratis, 45.500 doktor bisa diluluskan gratis, 546.000 sarjana bisa diluluskan secara gratis pula, jalan tol 10.000 km bisa dibangun, transportasi massal MRT sejauh 202 km bisa dibangun, 182 stadion sepakbola berstandar internasional bisa dibangun, bahkan 20 orang seperti Rio Haryanto pun bisa dibiayai selama 40 tahun karirnya. (AL/Tirto)

SHARE THIS: