Bukti Baru, Siapa Dalang Pembunuhan Ahmad Yani Dalam G30S/PKI?
Posted by Lestari on 24th September 2017
| 661 views

AktualPress.com – Sampai saat ini, masih banyak pertanyaan mengenai kebenaran tentang G30S/PKI. Bagaimana fakta sebenarnya dalam peristiwa kelam tersebut masih belum saja terungkap secara sempurna. Seharusnya perlu ada penyelidikan yang transparan dan serius mengenai peristiwa tersebut, agar menjadi pelajaran bagi generasi muda Indonesia. Ada motif dan insiden rahasia apa di balik G30S/PKI?

Tahun 2015, mantan Menteri Pengairan Dasar zaman Orde Baru, Harya Sudirja, memberikan kesaksian bahwa Bung Karno ketika itu ingin Menpangad Letjen Achmad Yani menjadi presiden kedua jika kesehatannya terus menurun. Bahkan wacana ini sudah diketahui oleh istri dan anak-anak Achmad Yani sendiri 2 bulan sebelum G30S/PKI meletus.

Menurut Harya Sudirja, Achmad Yani sendiri yang mengutarakan hal itu kepadanya secara pribadi ketika perjalanan bersama menuju Istana Bogor tanggal 11 September 1965. Yuni Yani, putri ke-6 Achmad Yani bercerita:

“Waktu itu ketika pulang dari rapat dengan Bung Karno beserta para petinggi negara, bapak cerita sama ibu bahwa kelak bakal jadi presiden.”

“Setelah cerita sama ibu, esok harinya sepulang main golf, bapak juga menceritakan itu kepada kami putra-putrinya. Sambil tertawa kami bertanya, “Benar nih Pak?” jawab bapak ketika itu, “Ya”,” lanjutnya.

Pihak keluarga sangat senang mengetahui hal itu, namun selesai makan malam, istri Achmad Yani merasakan perasaan yang tajam jika nanti suaminya tidak menjadi presiden, maka akan dibunuh. Perasaan itu pun benar-benar nyata. Achmad Yani dibunuh secara kejam sebelum sempat menggantikan kedudukan Soekarno. Lalu siapa yang membunuhnya?

Menurut anak Achmad Yani sendiri, istri Achmad Yani mencurigai Soeharto sebagai pembunuh Achmad Yani, karena Soeharto sangat membenci Achmad Yani. Abdul Latief sebagai mantan tahanan politik G30S/PKI pun mengatakan bahwa Soeharto adalah dalang G30S/PKI yang sudah bisa dijadikan dasar untuk melakukan penelitian oleh pihak berwajib.

“Ini penting demi lurusnya sejarah. Dan kami pun merasa  puas kalau sudah tahu dalang pembunuhan ayah kami,” ucap putri sulung Achmad Yani.

Hubungan Achmad Yani dan Soekarno sangat dekat, sehingga membuat iri orang yang berambisi ingin menjadi presiden. Selain itu, peran CIA ketika itu pun ada karena AS tidak menyukai karakter Soekarno dan orang-orang yang dekat dengannya. (AL/ahmadsamantho.wordpress.com)

SHARE THIS: