New York Times dan Kriminalisasi Perbedaan Pendapat
Posted by Lestari on 12th October 2017
| 38 views

AktualPress.com – Kampanye di media Amerika dan pendirian politik atas tuduhan “hacking” terhadap Rusia dan manipulasi pemilu AS sedang berubah menjadi ajang untuk mengkriminalisasi perbedaan pendapat.

Selama bulan-bulan pertama pemerintahan Trump, tuduhan campur tangan Rusia dalam politik AS terutama digunakan untuk menuntut kelas penguasa Amerika yang berkecimpung di dalam isu-isu kebijakan luar negeri.

Kampanye anti-Rusia kini telah berubah menjadi upaya untuk menghubungkan semua oposisi di AS dengan klaim musuh asing.

Serangkaian artikel tulisan yang cukup menggelikan telah muncul di media AS. Konon artikel itu berasal dari informasi yang dikumpulkan oleh Komite Intelijen Senat dari media sosial.

Hari Selasa lalu, ada artikel di New York Times yang cukup memainkan peran sentral dalam kampanye media. Artikel itu berjudul Russians Spun American Rage Into a Weapon: Facebook Posts in US Fueled Propaganda. Artikel ini jelas sebuah propaganda olitik dengan penuh pernyataan tidak berdasar alias spekulasi liar dan kesimpulan yang kurang tepat.

New York Times menegaskan telah menjadi referensi untuk jaringan halaman facebook yang terhubung dengan erusahaan gelap kampanye Kremlin. Surat kabar tersebut mengklaim bahwa telah meninau ratusan posting dan menyimpulkan bahwa salah satu senjata paling kuat yang digunakan agen-agen Rusia dalam membentuk kembali politik Amerika adalah dengan kemarahan, gairah, dan kesalahan informasi yang disayangkan oleh orang-orang Amerika sendiri di seluruh platform media sosial. Times juga menyebutkan sederet nama di halaman facebook yang diklaim telah dikendalikan oleh Rusia.

Keseluruhan remis dalam artikel Times tidak masuk akal. Artikel Times juga berisi tulisan “Orang-orang Rusia tampaknya telah menyindir diri mereka sendiri di latform media sosial AS dan menggunakan alat promosi yang sama dengan yang digunakan oleh orang-orang yang membagikan video kucing, mengeluh tentang penerbangan, dan lainnya. selanjutnya, artikel tersebut juga menuliskan betapa perlunya membersihkan jaringan media sosial dari pengaruh asing.

Times menulis bahwa Rusia telah menghabiskan total 100.000 dolar untuk iklan facebook demi bisa mempromosikan pesan-pesan tersebut. Jika tanpa dasar dan bukti-bukti yang valid, maka New York Times telah terlibat kriminalitas.

Konten atau artikel apapun termasuk Times sendiri telah menguji ketidakpuasan sosial di AS rentan tertangkap oleh orang Rusia. Menghentikan intervensi asing semacam itu membutuhkan sebuah rezim sensor. Pengendalian internet dan penindasan kebebasan berbicara secara online merupakan isu strategis dasar bagi kelas penguasa AS untuk mengendalikan segalanya. (AL/wsws)

SHARE THIS: