Analis: Kongres AS Abaikan Kepentingan Nasional Akibat Pengaruh Lobby Israel
Posted by @Editor on 17th October 2017
| 27 views

Aktualpress.com—Kongres AS tidak bisa melayani kepentingan nasional Amerika akibat pengaruh lobby Israel yang kuat terhadap para pejabat AS. Demikian catatan seorang analis politik, Scott Rickard, dalam wawancara dengan Press TV mengenai Menlu John Kerry yang baru-baru ini mengkritik strategi pemerintah Trump terhadap Iran.

Presiden Donald Trump pada Jumat (13/10/17) mengumumkan bahwa dia akan menarik perjanjian nuklir 2015 bernama Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) yang ditandatangani oleh Iran dan 6 kekuatan dunia.

Menlu Kerry kemudian menyebut tindakan Trump itu berbahaya, dan bahwa presiden dari Partai Republik itu hanya menciptakan “krisis internasional yang membahayakan keamanan nasional Amerika dan sekutu terdekat kita.”

Trump pun menyerahkan keputusan itu kepada Kongres. Ia mengancam akan mengakhiri perjanjian nuklir jika Kongres dan sekutu AS gagal mengubah perjanjian tersebut.

Kerry, yang memiliki peran penting dalam negosiasi perjanjian ini, meminta Kongres “agar menjadi dewasa dan bertindak sesuai kepentingan keamanan nasional Amerika yang asli.”

Namun, analis Scott Rickard menilai Kongres tak akan mendengarkan nasihat dari Kerry tersebut “karena besarnya pengaruh para pelobi pro-Israel dan anti-Iran.”

“Sentimen anti-Iran ini bersilangan di partai Republik dan Demokrat … kita kini diatur tidak lain selain boneka pro-Israel,” tambah Rickard, yang juga seorang mantan ahli intelijen Amerika itu.

Selain itu, redaktur laman Veterans Today, Mike Harris, juga mengakui bahwa keputusan Trump terkait perjanjian dilakukan demi kepentingan rezim Zionis Israel.

Sebagaimana dilansir dari Press TV, Mike Harris menilai Lobi Zionis adalah satu-satunya pihak yang menentang JCPOA, oleh karena itu, bagi Donald Trump prioritas utamanya adalah kepentingan rezim Zionis.

“Israel dengan kepemilikan senjata atom, menolak menandatangani Traktat Non Proliferasi Nuklir (NPT) dan bahkan menolaknya, kini telah tiba saatnya Amerika mengambil sikap lebih tegas terkait kepentingannya serta tidak bergerak demi kepentingan Lobi Zionis,” papar Harris. (ra/presstv/parstoday)

SHARE THIS: