Program Perlindungan Sosial Dinilai Tak Efektif Kurangi Kesenjangan
Posted by redaksi2 on 22nd October 2017
| 39 views
Sumber: CNN

AktualPress.com˗˗ Program Perlindungan Sosial yang diberikan oleh pemerintah dinilai masih belum efektif untuk mengurangi kesenjangan pemerintah karena masih belum bisa membuat rasio gini Indonesia sesuai target Rencana Jangka Panjang Menengah Nasional (RPJMN).

Program-program bantuan pemerintah seperti Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), Bantuan Siswa Miskin (BSM), Beras Untuk Masyarakat Sejahtera (Rastra), dan Program Keluarga Harapan (PKH) tak bisa membuat rasio gini Indonesia ke angka 0,36 seperti yang sudah ditargetkan.

Hal tersebut berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Smeru Research Institue atas Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2015 dan tahun 2014 untuk penerima PKH.

Peneliti Smeru Asep Suryahadi menjelaskan bagaimana dampaknya terhadap ketimpangan, jika masing-masing bantuan dilakukan sendiri-sendiri. Hasilnya, program BLSM hanya mampu menurunkan gini rasio dari 0,407 ke angka 0,402. Sementara itu, untuk program BSM, Rastra, dan PKH masing-masing hanya mampu membawa rasio gini ke angka 0,402, 0,404, dan 0,397. Angka ini masih jauh dari target.

“Dari sini terlihat bahwa bantuan perlindungan sosial tidak efektif dalam menurunkan tingkat ketimpangan. Yang paling kecil dampaknya adalah BSM karena sifatnya kan pembentuk human capital, sehingga tidak eligible untuk dikaitkan dengan ketimpangan dalam jangka pendek,” jelas Asep, Kamis (19/10).

Tidak hanya itu, walaupun jumlah penerima program sesuai target dan menerima seluruh bantuan sosial tetap akan terjadi hasil yang sama. Misalkan, jika BSM digabung dengan BSLM, maka itu bisa membuat rasio gini ke angka 0,39. Selain itu, jika BLSM, BSM, dan rastra digabung, maka itu hanya bisa menurunkan rasio gini ke angka 0,39.

“Namun, jika nilai bantuan diberikan hingga tiga kali lipat, rasio gini bisa turun ke angka 0,36 sesuai target RPJMN,” kata dia. (Sihab/CNN)

 

SHARE THIS: