NASA: Lubang Ozon Bumi Terus Mengecil Sejak 1988
Posted by Lestari on 5th November 2017
| 43 views

AktualPress.com —  Lubang ozon di atas Antartika semakin mengecil sampai pada titik terkecil sejak tahun 1988, NASA melaporkan pada hari Kamis (2/11) lalu.

Lubang besar lapisan ozon pelindung Bumi mencapai puncaknya pada bulan September tahun ini. NASA mengatakan bahwa luas lubangnya sebesar 7,6 juta mil persegi (19,6 juta kilometer persegi). Ukuran lubang tersebut kemudian mengecil setelah pertengahan September tahun ini.

Lubang maksimum sebelumnya lebih besar dua kali lipat dari negara Amerika Serikat, tetapi 1,3 juta mil persegi berkurang dari tahun lalu dan 3,3 juta mil persegi lebih kecil dari tahun 2015 lalu.

Paul Newman, kepala ilmuan Bumi di Pusat Penerbangan Antariksa NASA, mengatakan bahwa kondisi badai di atmosfer bagian atas menghangatkan udara dan membuat bahan kimia klorin dan bromin.

Dia mengatakan bahwa para ilmuan belum mengetahui mengapa beberapa tahun ini lubang ozon berukuran lebih kecil daripada tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini sangat kecil. Itu bagus,” ucap Newman.

Newman mengatakan bahwa pengecilan ukuran lubang ozon tahun ini sebagian besar bersifat alami, namun mungkin terjadi akibat pelarangan bahan kimia pemakan ozon dalam sebuah perjanjian internasional tahun 1987 lalu. Lubang ozon mencapai puncaknya pada tahun 2000 dengan luas 11,5 juta mil persegi (29,86 juta km persegi).

Ozon adalah kombinasi tak berwarna dari tiga atom oksigen. Tinggi di atmosfer sekitar 7 sampai 25 mil (11 sampai 40 km) di atas Bumi, perisai ozon Bumi dari sinar ultraviolet yang menyebabkan kanker kulit, kerusakan tanaman, dan masalah-masalah lain.

Para ilmuan PBB beberapa tahun yang lalu memutuskan bahwa tanpa perjanjian tahun 1987 lalu sampai tahun 2030 akan ada tambahan 2 juta kasus kanker kulit. Mereka mengatakan bahwa secara keseluruhan, lapisan ozon mulai pulih karena fase keluar dari bahan kimia yang digunakan dalam pendingin dan kaleng aerosol. (AL/Press TV)

SHARE THIS: