AS Berencana Kembangkan Lebih Banyak Senjata Nuklir untuk Perang
Posted by @Editor on 12th January 2018
| 52 views

Aktualpress.com—Seorang mantan pejabat AS mengatakan bahwa pemerintah AS yang kini dipimpin oleh Donald Trump berencana mengadopsi sikap perang dengan mengembangkan lebih banyak senjata nuklir.

Menurutnya pula, negara-negara yang akan diserang dengan senjata ini adalah Rusia, Korea Utara, dan Cina.

Hal ini dikatakan oleh mantan asisten Presiden Barack Obama terkait kontrol senjata dan non profilerasi nuklir, Jon Wolfsthal.

Ia menuturkan, pemerintah Trump berusaha melonggarkan kendala penggunaan senjata nuklir dan mengembangkan hulu ledak nuklir dengan harga rendah untuk rudal Trident.

Menurut draft rencana pemerintah yang dibacanya, AS disebut ingin menggunakan versi modifikasi dari rudal kapal selam Trident D5 hanya dengan sebagian dari hulu ledak normalnya.

Rencana ini disiapkan oleh Pentagon berdasarkan instruksi dari Gedung Putih.

“Apa yang saya baca [di draft] adalah bahwa mereka mencoba mengirimkan pesan ancaman yang jelas kepada Rusia, Korea Utara, dan Cina,” ujar Wolfsthal seperti dikutip oleh The Guardian.

“Dan bahasa yang digunakan yang cukup bagus, sederhana, namun kuat yang memperjelas bahwa upaya apa pun oleh Rusia atau Korea Utara untuk menggunakan senjata nuklir akan mengakibatkan konsekuensi yang besar bagi mereka…” tambahnya.

Para ahli keamanan telah menyampaikan kekhawatiran atas kebijakan ini, bahwa mengembangkan lebih banyak senjata nuklir akan menambah kemungkinan perang nuklir.

Wakil Presiden AS Mike Pence, menyebut persenjataan nuklir Amerika sebagai kekuatan penjaga perdamaian di dunia.

Dalam kunjungannya ke Minot Air Force Base, Pence mengatakan bahwa tidak ada kekuatan yang lebih besar untuk perdamaian di dunia ini daripada arsenal senjata nuklir AS.

Pernyataan itu disampaikan ketika AS dikenal sebagai satu-satunya negara yang menggunakan senjata nuklir dalam perang. 70 tahun lalu, Amerika meratakan dua kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang dengan bom atom dan mengirim lebih dari 300.000 orang ke liang kematian.

Saat ini, jumlah senjata nuklir Amerika saja di gudang persenjataannya mampu menghancurkan planet ini. Meski AS belum menggunakan senjata tersebut dalam 70 tahun terakhir, tapi secara langsung atau tidak terlibat dalam penyebaran senjata pemusnah massal ini.

Perdamaian dunia yang disinggung oleh Mike Pence, bukanlah hasil dari keadilan dan kepuasan masyarakat, tapi ia muncul di bawah bayang-bayang ketakutan akan tindakan militer AS dalam serangan nuklir terhadap pihak lain. (ra/presstv/parstoday)

SHARE THIS: