Mitos Budaya di Ghana: Wanita Menstruasi Tidak Boleh Lewat Sungai
Posted by Lestari on 15th January 2018
| 84 views

AktualPress.com – Ada beberapa budaya dan mitos yang bermanfaat, namun ada juga yang tidak bermanfaat dan justru melanggar Hak Asasi Manusia jika terus dipercaya dan dijalankan.

Di kawasan pusat Ghana, terdapat mitos yang melanggar Hak anak perempuan. Anak perempuan yang sedang menstruasi tidak diperkenankan bepergian melewati sungai, sehingga tidak diperkenankan untuk berangkat ke sekolah.

Khususnya Sungai Ofin, yang menjadi batas antara daerah Ashanti dan Kawasan Pusat Ghana, dilaporkan memiliki dewa penjaga sungai yang tidak menyukai dan mengijinkan perempuan mestruasi melewati sungai tersebut hingga masa modern seperti ini. Hal ini berakibat hingga sekarang, banyak perempuan dan anak perempuan yang tidak bisa pergi ke sekolah dan pergi kemana saja.

Shamima Muslim Alhassan, duta kebersihan untuk UNESCO, mengatakan bahwa mitos budaya tersebut telah melanggar hak-hak perempuan dan hak anak akan pendidikan.

Dibentuk pada tahun 1946, UNESCO adalah penyedia bantuan kemanusiaan dan bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk anak-anak dan ibu di negara-negara berkembang. Organisasi tersebut memperkirakan bahwa setidaknya satu dari 10 anak perempuan di wilayah tersebut tidak dapat bersekolah saat mereka sedang menstruasi. Sebuah laporan Bank Dunia baru-baru ini mencatat bahwa lebih dari 11 juta perempuan di Ghana kekurangan sumber higiene dan sanitasi yang sesuai.

Isu hak asasi manusia yang dihasilkan dari mitos budaya seputar proses biologis menstruasi tetap ada, termasuk di negara kepulauan Afrika Madagaskar, dimana para wanita dilarang mandi selama masa menstruasi. Kemudian di daerah pedesaan pegunungan Nepal pun wanita yang sedang menstruasi harus tidur di pondok jauh dari keluarganya. (AL/Sputnik)

 

SHARE THIS: