Analis: Sanksi AS Terhadap Korea Utara Menjadi Bumerang
Posted by Lestari on 25th January 2018
| 144 views

AktualPress.com – Sanksi AS terhadap Korea Utara yang baru mungkin akan menjadi bumerang dan menyebabkan Pyongyang memperluas program nuklir dan misil untuk mempertahankan tindakan destabilisasi Washington di Semenanjung Korea, ucap seorang analis politik di California.

“Sanksi AS ini hanyalah taktik lain dalam menghancurkan dan kemudian merubah rezim Korea Utara,” ucap Scott Bennett, seorang mantan perwira psikologis Angkatan Darat AS.

“Sanksi ini dirasakan oleh seluruh dunia sebagai hal yang sama sekali tidak bermakna…,” lanjutnya.

“Mereka melihat keegoisan AS yang mengeluarkan sanksi ke seluruh dunia; sedangkan dunia justru malah berbalik dan mengeluarkan sanksi terhadap AS karena AS selama ini mendanai terorisme hampir di seluruh dunia,” tambahnya.

Amerika Serikat memberlakukan sanksi baru pada Hari Rabu (24/1) kemarin untuk melawan Korea Utara dan perusahaan-perusahaan Cina serta individu-individu yang mendukung program senjata nuklir Pyongyang.

Departemen Keuangan AS mengatakan bahwa pihaknya telah menargetkan sanksi tersebut kepada 9 elemen, 16 individu, dan 6 kapal di beberapa negara yang membiayai dan mendukung program senjata nuklir Korea Utara.

Departemen Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi kepada pejabat Partai Buruh Korea yang beroperasi di wilayah Abkhazia Cina, Rusia, dan Georgia. AS mendesak negara-negara tersebut untuk mengusir pejabat-pejabat tersebut.

Tindakan tersebut memungkinkan AS untuk memblokir aset yang dimiliki oleh individu atau perusahaan mereka di AS dan melarang warga AS untuk berurusan dengan perusahaan atau individu yang terlibat tersebut.

Seorang pejabat Treasury mengatakan bahwa sebelumnya pada hari Rabu (24/1) lalu, Washington telah meminta Hongkong dan Beijing untuk meningkatkan tindakan terhadap Korea Utara.

Ketegangan telah meningkat tinggi antara Washington dan Pyongyang karena program rudal dan nuklir Korea Utara.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, mengancam Korea Utara dengan serangan militer mereka kecuali jika Korea Utara mau memberhentikan program senjata nuklir mereka. (AL/Press TV)

SHARE THIS: