Bentrokan di Kashmir Tewaskan Banyak Warga
Posted by Lestari on 12th February 2018
| 17 views

AktualPress.com – Bentrokan baru terjadi antara orang-orang bersenjata dan tentara India di kota Kashmir yang dikelola oleh New Delhi. Bentrokan senjata itu terjadi selama dua hari.

Bentrokan dimulai pada hari Senin (12/2) setelah sebelumnya ada dua orang bersenjata yang melepaskan tembakannya ke sebuah bangunan di dekat sebuah kampung tentara di Srinagar, yang telah menewaskan setidaknya satu tentara.

Polisi mengatakan bahwa mereka mengepung daerah tersebut setelah mereka membersihkan bangunan semua warga sipil. Polisi juga mengatakan bahwa mereka masih bentrok dengan bertukar senjata melawan orang-orang bersenjata tersebut.

Minggu yang lalu, tentara India mengakhiri bentrokan senjata yang dimulai pada subuh di hari sebelumnya ketika sejumlah militan orang bersenjata tersebut menyerbu basis tentara Sunjuwan di pinggiran daerah Jammu di wilayah tersebut.

Tiga militan tewas pada Minggu (11/2) malam, lalu lima tentara dan seorang warga sipil juga telah dinyatakan tewas dalam bentrokan tersebut.

Dalam kasus bentrokan ini, India menyalahkan sebuah kelompok yang berbasis di Pakistan akibat serangan sebelumnya di kamp militernya.

Wilayah Kashmir di Himalaya telah terbagi antara dua negara bersenjata nuklir sejak kemerdekaan mereka dari Inggris pada tahun 1947. Wilayah yang disengketakan tersebut diklaim sepenuhnya oleh kedua belah pihak, yang sering tuduh-menuduh dalam melanggar kesepakatan gencatan senjata tahun 2003 lalu.

Pakistan, yang terus-menerus menolak tuduhan tersebut, memperingatkan kepa India pada hari Senin (12/2) ini untuk melawan pemogokan lintas perbatasan di wilayah tersebut.

Dalam sebuah pernyataan oleh Kementerian Luar Negeri pada hari Senin, Islamabad meminta masyarakat internasional untuk mendesak India untuk menghentikan kekejaman dan pelanggaran berat hak asasi manusia yang tak terhitung jumlahnya di wilayah tersebut.

“Ini adalah pola yang terus dijalankan pejabat India dengan mulai menyatakan pernyataan tuduhan yang tidak berdasar dan tidak bertanggung jawab …”

Kedua negara tersebut telah bertempur dalam tiga perang di wilayah yang disengketakan tersebut. Meskipun ada kesepakatan gencatan senjata yang dicapai pada bulan November 2003, namun pertempuran sporadis tetap saja berlanjut di Kashmir, dengan menewaskan hampir 70.000 warga sipil. (AL/Press TV)

SHARE THIS: