Demonstran Di Kiev Dukung Gubernur Saakashvili Yang Dideportasi
Posted by Lestari on 13th February 2018
| 135 views

AktualPress.com – Kiev menjadi tempat bentrokan antara demonstran dan petugas penegak hukum pada hari Senin (12/2), setelah penangkapan dan deportasi mantan presiden Georgia dan gubernur Odessa Mikheil Saakashvili.

Sekitar 150 demonstran pendukung Saakashvili berkumpul di depan gedung Administrasi Presiden Ukraina di Kiev pada Senin malam untuk mendemo tindakan deportasinya.

Para demonstran meneriakkan untuk melawan pemimpin Ukraina, Petro Poroshenko, dan menggunakan spanduk yang bertuliskan “Poroshenko release Saakashvili.”

Mereka juga meneriakkan “Poroshenko harus mengundurkan diri.”

Saakashvili dideportasi dari Ukraina ke Polandia karena dituduh melakukan kudeta di Ukraina dengan berposisi sebagai pemimpin dari para demonstran yang menyerukan pengusiran terhadap Poroshenko dengan alasan gagal memerangi korupsi. Saakashvili dituduh ingin merebut kekuasaan secara paksa selama demonstrasi.

Mantan presiden Georgia tersebut diduga telah mendapatkan kewarganegaraan Ukraina secara tidak sah, yang dicabut tahun lalu dan kemudian dikirim kembali ke Polandia.

“Saya mencintai Polandia tetapi pertarungan saya ada di Ukraina dan Georgia. Saya akan berjuang sampai akhir,” ucap Saakashvili dalam sebuah wawancara video dari Warsawa.

Sebelumnya mantan gubernur wilayah Odessa Ukraina tersebut ditahan oleh orang-orang bertopeng di sebuah restoran di Kiev pusat.

Para pendukungnya mengejar dan mencari ke dua bandara Kiev dengan sia-sia untuk mencegah deportasi tersebut.

Di sisi lain, Saakashvili menyatakan, “Saya disambut dengan sangat baik oleh tim Polandia sedangkan di Ukraina diperlakukan secara kurang baik dan tanpa melalui jalur hukum sama sekali.”

“itu adalah peculikan, ilegal, tetapi orang Polandia sangat baik dan saya sangat berterima kasih kepada mereka,” lanjutnya.

Kantor Jaksa Penuntut Umum Ukraina mengatakan bahwa demonstrasi tersebut didanai oleh sekutu mantan presiden Viktor Yanukovych. Saakashvili dengan keras menolak tuduhan tersebut.

Poroshenko menghargai upaya Saakashvili dengan menunjuknya sebagai gubernur wilayah strategis Laut Hitam di Odessa pada tahun 2015. Saakashvili juga dicari di negara asalnya, Georgia, karena tuduhan penyalahgunaan kekuasaan. (AL/Press TV)

SHARE THIS: