Indef Pertanyakan Klaim Pemerintah Soal Utang Produktif
Posted by redaksi2 on 21st February 2018
| 88 views
Sumber: Republika

AktualPress.com— Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Dradjad H. Wibowo mempertanyakan utang produktif pemerintah yang banyak dipakai untuk pembangunan infrastruktur.

Menurut Dradjad, tambahan utang Indonesia yang dihabiskan untuk infrastruktur masih belum produktif dari sisi lapangan kerja. Sebab, saat ini penyerapan tenaga kerja dari sektor infrastruktur masih rendah sekali.

Dia mengungkapkan, selama tiga tahun periode pemerintahan Jokowi-JK (2015-2017), penduduk yang bekerja bertambah sebanyak 134,6 ribu orang dengan pembangunan infrastruktur yang masif.

Jika dibandingkan dengan periode tiga tahun pertama SBY-Boediono (2010-2012), angka penambahan tenaga kerja di era Jokowi-JK lebih kecil. Di era SBY-Boediono, penyerapan tenaga kerja bertambah sebanyak 483,6 ribu orang. Namun, angka tersebut lebih besar dari era tiga tahun pertama SBY-JK (2005-2007) sebanyak 94,9 ribu orang.

Menurutnya, hal ini mesti dikoreksi karena menunjukan adanya kesalahan dalam desain pembangunan Indonesia.

”Kalau klaimnya utang dipakai untuk ekonomi produktif, produktinya dimana?” kata dia, Selasa (20/2).

Dia menyebutkan, pembangunan infrastruktur yang banyak digenjot adalah jalan tol, tapi minim untuk fasilitas perkotaan seperti pembangunan gorong-gorong, trotoar, rusun, dan fasilitas publik yang banyak menyerap tenaga kerja.

Dia menilai, dana yang besar untuk infrastruktur seharusnya bisa dipakai untuk mendorong peningkatan tenaga kerja. Selain itu, dana bisa dialokasikan ke infrastruktur perdesaan yang bisa banyak penyerapan tenaga kerja. (Sihab/Republika)

 

 

SHARE THIS: