Damaskus: Perancis Tidak Layak Berperan dalam Proses Perdamaian Suriah
Posted by Lestari on 23rd February 2018
| 39 views

AktualPress.com – Pemerintah Damaskus mengatakan bahwa Perancis tidak layak berperan dalam proses perdamaian di Suriah, karena Perancis justru menunjukkan permusuhan terhadap negara yang penuh konflik tersebut.

Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Suriah, mengirim dua surat terpisah kepada Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, dan Presiden Direktur Dewan Keamanan PBB, Mansour Ayyad al-Otaibi pada hari Kamis (22/2) kemarin dengan menyatakan bahwa Perancis telah lama mengajukan tuduhan yang tidak berdasar dalam upaya untuk mengubah fakta dan dukungan untuk kelompok teroris, Jabhat Fateh al-Sham Takfiri, yang diakui PBB sebagai cabang al-Qaeda di Suriah.

“Sejak awal krisis Suriah, Perancis telah mempelopori terorisme negara dan mendukung organisasi teroris, terutama Jabhat al-Nusra dan kelompok afiliasinya. Dukungan keuangan pemerintah Perancis (untuk kelompok teroris Suriah) dapat dikuatkan dengan menggunakan file video dan audio,” tulis surat tersebut.

Kementerian Luar Negeri Suriah juga meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengakhiri praktik Perancis, yang melemahkan kredibilitas badan dunia, melanggar resolusi, dan menentang Piagam PBB.

Pada hari Rabu, Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa Paris dengan penuh semangat mengutuk kegiatan perang di daerah gerilya Ghouta yang dekat dengan kelompok militan di dekat ibukota Suriah, Damaskus.

Macron kemudian menuduh bahwa pemerintah Suriah telah memutuskan untuk menargetkan warga sipil.

Kementerian Luar Negeri Perancis, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Selasa (20/2) lalu, telah mengecam sebuah tindakan yang melanggar hukum humaniter di Ghouta Timur.

“Perancis meminta semua mitranya di Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tanggung jawab guna mencapai gencatan senjata kemanusiaan,” bunyi pernyataan tersebut.

Suriah telah dikuasai oleh kelompok militan yang didukung pihak asing sejak Maret 2011. Pemerintah Suriah mengatakan bahwa rezim Israel dan sekutu Baratnya membantu kelompok-kelompok teroris Takfiri yang mendatangkan malapetaka di negara tersebut. (AL/Press TV)

SHARE THIS: