BI Larang Uang Virtual Di Indonesia
Posted by redaksi2 on 6th March 2018
| 147 views
Sumber: tempo

AktualPress.com— Bank Indonesia (BI) mengatakan bahwa uang virtual tidak diakui sebagai alat pembayaran yang syah di Indonesia sehingga penggunaannya dilarang. Pelarangan tersebut untuk semua jenis uang virtual, termasuk bitcoin.

“Kalau kami bicara virtual currency itu artinya semua produk terkait cryptocurrency (dilarang),” kata Kepala Perwakilan BI Sumbar Endi Dwi Tjahjono, Senin (5/3).

Pelarangan penggunaan mata uang virtual di Indonesia tertera dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang, yaitu transaksi keuangan lainnya yang dilakukan di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib menggunakan rupiah.

Menurut Endi, pemilikan mata uang virtual sangat berisiko dan sarat akan spekulasi karena tidak ada otoritas yang bertanggung jawab, tidak terdapat administrator resmi, dan tidak terdapat underlying asset yang mendasari harga mata uang virtual.

Dia menuturkan,  jumlah mata uang virtual di dunia mencapai 1.400 cryptocurrency. Dalam hal ini, Bitcoin memiliki kapitalisasi pasar (market capitalization) yang paling besar, yaitu mencapai 246 miliar dolas AS.

Dia juga menyebutkan, ada beberapa mata uang lain selain bitcoin yang banyak digunakan oleh masyarakat di dunia, seperti Ethereum, Ripple, Bitcoin Cash, Cardano, NEM, Litecoin, dan juga lainnya. (Sihab/metrotvnews)

 

 

SHARE THIS: