Izin Impor Garam Tertahan, Perusahaan Terancam Berhenti Produksi
Posted by redaksi2 on 12th March 2018
| 116 views
Sumber: imcnews

AktualPress.com— Stok garam Industri yang semakin kritis membuat perusahaan terancam berhenti melakukan produksi. Pada pekan ini, sudah ada satu perusahaan yang berhenti berproduksi karena stok garam industri yang kritis.

Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi Lukman menyampaikan, kritisnya stok garam industri terjadi karena rekomendasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk impor garam belum juga dikeluarkan.

“Sekarang sudah harus dikeluarkan (izin impor garam), karena masalahnya sudah ada (perusahaan makanan) yang berhenti produksi. Kalau dikeluarkan sekarang pun masih ada proses untuk negosiasi barang, harga, lalu pengiriman,” ujar Adhi, Sabtu (10/3).

Adhi menuturkan, pemerintah belum mengeluarkan izin impor garam untuk industri makanan minuman (mamin) pada tahun ini. Jadi, stok garam untuk industri mamin masih menggunakan sisa stok tahun lalu. Padahal, saat ini kebutuhan garam untuk industri makanan minuman mencapai 535 ribu ton.

Menurutnya, belum keluarnya izim impor garam industri disebabkan oleh perbedaan data antar kementerian terkait kebutuhan garam untuk industri. Jika pemerintah tidak kunjung mengeluarkan izin impor garam, bukan hanya industri makanan minumam yang terganggu, tetapi perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

Dia mengatakan, industri mamin memiliki kontribusi yang tinggi terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dari sektor non migas. Bahkan, kata Adhi, produk industri mamin juga berorientasi ekspor. Untuk itu, Adhi meminta kelancaran dalam pemenuhan bahan baku bagi industri.

“Kontribusi makanan minuman cukup signifikan mencapai 35% dari PDB,” kata dia.

Selain itu, industri mamin juga menyerap tenaga kerja cukup banyak hingga empat juta tenaga kerja. Kalau sampai berhenti beroperasi, akan ada perumahan karyawan dan dampaknya bisa panjang. (Sihab/CNN)

 

SHARE THIS: