Insiden Kecelakaan Proyek Garapan PT Waskita BUMN Terus Berulang
Posted by Lestari on 22nd March 2018
| 110 views

AktualPress.com – Kabarnya, sudah tujuh proyek pembangunan yang digarap oleh PT Waskita mengalami insiden kecelakaan hingga memakan korban jiwa. Salah satu yang terakhir adalah insiden kecelakaan di proyek pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Pasar Rumput. Hal ini menambah daftar panjang korban kecelakaan proyek BUMN negara ini.

Insiden tersebut telah merenggut nyawa Tarminah, seorang perempuan berumur 54 tahun. Ia tertimpa besi hollow berukuran 4 x 4 meter yang jatuh dari proyek.

Enam insiden kecelakaan lainnya adalah:

Pertama, tiang penyangga Light Rail Transit (LRT) Palembang jatuh pada tanggal 4 Agustus 2017 lalu. Korban jiwa sebanyak dua orang pekerja.

Kedua, jembatan proyek pembangunan Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) jatuh pada 22 September 2017 lalu. Korban jiwa sebanyak satu orang dan dua lainnya luka-luka.

Ketiga, girder pembangunan Jalan Tol Paspor (Pasuruan-Probolinggo) roboh pada 29 Oktober 2017. Korban jiwa sebanyak satu orang.

Keempat, crane proyek pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II jatuh pada 16 November 2017 lalu.

Kelima, girder proyek pembangunan Jalan Tol Pemalang-Batang jatuh pada 30 Desember 2017.

Keenam, bagian pengerjaan proyek Jalan Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) juga roboh pada 20 Februari 2018 lalu.

Ketujuh insiden mematikan tersebut telah membuat Direktur Utama PT Waskita, Muhammad Choliq, sadar bahwa perusahaannya kurang memperhatikan faktor Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Selain itu, ia pun mengatakan bahwa perusahaannya sangat mengejar kecepatan waktu penggarapan proyek dengan dana secukupnya. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah terbesar untuk PT Waskita agar segera memperbaiki cara kerjanya. Meskipun demikian, pemerintah belum memberikan sanksi kepada PT Waskita akibat kelalaian yang mencelakakan tersebut. (AL/Tirto)

SHARE THIS: