Setahun Meninggalnya Bu Patmi, JM-PPK Ajak Warga Dunia Sadarkan Pemerintah Indonesia
Posted by Lestari on 22nd March 2018
| 87 views

AktualPress.com – Perjuangan para petani di kawasan Pegunungan Kendeng tampaknya belum usai, karena harapan-harapan mereka tak kunjung dipenuhi pemerintah Indonesia. Dengan segala cara sudah mereka lakukan untuk menyadarkan pemerintah Indonesia agar segera menutup dan memberhentikan aktivitas Pabrik Semen yang terus menambang. Mereka melakukan ini hanya semata-mata untuk menjaga kelestarian lingkungan di kawasan mereka.

Aksi cor kaki warga yang telah menghilangkan nyawa Bu Patmi menjadi saksi bahwa mereka akan melakukan apa saja demi menjaga lingkungan. Kematian tidak akan menghalangi warga Kendeng untuk terus berjuang bersama-sama.

Setahun yang lalu, tanggal 21 Maret 2017, warga Kendeng melakukan aksi pasung semen Jilid 2 di deppan Istana Merdeka. Salah satu warga yang bernama Bu Patmi meninggal dunia. Ia menjadi wujud pengorbanan ekologis yang harus terus dihargai. Dalam memperingati setahun meninggalnya Bu Patmi, sekitar 300 warga yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JM-PPK) di Kabupaten Pati melakukan aksi longmarch “Mlaku Bengi Njaga Bumi” dengan jarak tempuh kurang lebih 30 km pada Sabtu (17/3) kemarin. Sembari berjalan, mereka melantunkan doa Nusantara “Ibu Bumi wis maringi, ibu Bumi dilarani, ibu Bumi kang ngadili”.

Pada malam harinya, mereka berdzikir bersama hingga fajar. Mereka berharap aksi longmarch mereka dapat menggugah hati pemerintah Indonesia, khususnya Presiden Joko Widodo,  untuk segera memenuhi harapan mereka selama ini.

Menurut mereka, pabrik semen telah melanggar janji untuk tidak menambang dahulu sampai KLHS  selesai, namun faktanya, mereka tetap menambang. Pabrik semen telah melakukan banyak kebohongan, sehingga tidak ada lagi alasan untuk terus membiarkan mereka beroperasi.

Sudah 12 tahun warga Kendeng beruang untuk menolak operasi pabrik semen. Dan sudah 12 tahun pula suara-suara mereka tidak diperhatikan pemerintah. Bahkan hilangnya nyawa Bu Patmi tidak cukup menyadarkan mereka. Dengan upaya apa lagi pemerintah akan sadar dan mendengar harapan mereka. Upaya mereka kini hanya mengajak seluruh warga dunia untuk ikut serta mengingatkan pemerintah Indonesia untuk sadar dan mendengar harapan-harapan warga Kendeng yang sangat mencintai lingkungannya. (AL)

SHARE THIS: