Ini Komentar Sri Mulyani Terkait Pelemahan Rupiah
Posted by redaksi2 on 10th May 2018
| 39 views
Sumber: kompas

AktualPress.com— Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar telah mencapai Rp 14.000 per dolar AS pada Senin (7/5). Tren pelemahan rupiah tersebut telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir pada  kisaran Rp 13.700 sampai Rp 13.900 dan mencapai angka Rp 14.000 pada Senin kemarin.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pelemahan rupiah terjadi karena situasi pasar yang sedang melakukan penyesuaian terhadap perubahan kebijakan pemerintah Amerika Serikat.

Dalam hal ini, kata dia, pemerintah telah melakukan antisipasi dengan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga kinerja perekonomian Indonesia tetap baik.

“Kami akan terus menjaga perekonomian Indonesia, fondasi kami perkuat, kinerja kami perbaiki, hingga apa yang disebut sentimen market itu relatif bisa netral terhadap Indonesia,” ujarnya.

Sri mulyani menyampaikan, pengelolaan dari sisi fiskal tetap terjaga, dengan defisit transaksi berjalan di bawah batas aman 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), inflasi di kisaran 3,5 persen, serta tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,06 persen untuk kuartal I 2018 yang dinilai masih baik.

Dia memastikan bahwa pemerintah akan terus menjaga indikator-indikator tersebut hingga pelaku pasar melihat Indonesia sebagai negara dengan perekonomian yang baik dan stabil.

Dengan demikian, seluruh adjustment ini bisa dilakukan secara jauh lebih cepat dan tanpa gejolak yang berarti yang akan mengganggu pemulihan ekonomi Indonesia,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah juga telah mengantisipasi dampak pelemahan rupiah terhadap inflasi barang-barang impor dan subsidi BBM dan listrik.

Terkait inflasi barang-barang impor, Sri Mulyani telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk menjaga tingkat inflasi tetap aman. Sedangkan dampak terhadap subsidi BBM dan listrik masih dibahas bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Menteri BUMN Rini Soemarno. (Sihab/kompas)

SHARE THIS: