Israel Minta FIFA Hukum Argentina, Kenapa?
Posted by @Editor on 11th June 2018
| 11 views

Aktualpress.com– Sebuah perusahaan Israel, Comtec, dengan sokongan dari Asosiasi Sepak bola Israel (IFA), mengumumkan akan mengirimkan delegasi ke kantor pusat FIFA di Switzerland dan meminta agar tim sepak bola Argentina dihapus dari pertandingan Piala Dunia mendatang.

Belum lama ini, Asosiasi Sepakbola Argentina memutuskan untuk membatalkan pertandingan persahabatan dengan tim nasional Israel yang dijadwalkan pada hari Sabtu kemarin.

IFA dan perusahaan Comtec yang terlibat dalam persiapan pertandingan ini pun dengan tegas menyatakan bahwa Argentina harus dikeluarkan dari Piala Dunia di Rusia atas dasar kejahatan “diskriminasi agama” terhadap rakyat Yahudi dan karena memilih berpihak kepada Palestina.

Keputusan tim nasional Argentina untuk tidak bertanding dengan tim Israel diduga karena dorongan dari sejumlah organisasi HAM Palestina, termasuk gerakan Boycott Divest Sanctions (BDS) pasca genosida yang terjadi di Gaza.

Keputusan ini dikecam oleh menteri pertahanan Israel, Avigdor Lieberman, yang sebelumnya pernah mengklaim bahwa “tidak ada orang yang tak bersalah” di Gaza. Lieberman menyatakan Argentina telah jatuh dalam jebakan “anti-Semit yang mendukung teror”.

Sementara menurut menteri olahraga Israel, Miri Regev, keputusan pembatalan tersebut “disebabkan satu alasan: terorisme.”

Padahal, menurut presiden Argentina, Mauricio Macri, dalam wawancara dengan CNN, keputusan itu diambil murni atas dasar simpati dan solidaritas dari para pemain Argentina, termasuk sang pemain bintang, Lionel Messi,  kepada Palestina.

Pemain Argentina telah berbicara tentang kasus ini di depan publik. Pemain penyerang, Gonzalo Higuaín, mengkonfirmasikan bahwa keputusan timnya itu adalah bentuk solidaritas kepada Palestina, bukan karena alasan anti-Semit atau ancaman dari organisasi pro-Palestina.

Tentara Israel diketahui membunuh setidaknya 62 warga Palestina di dekat perbatasan Gaza di peringatan 70 tahun Hari Nakba yang bertepatan dengan peresmian kedubes AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem al-Quds.

Lebih dari 2.700 warga juga terluka setelah menjadi target senjata api, serangan udara, serangan tank dan gas air mata dari tentara Israel.

Sejak Mei 1948 hingga kini, tercatat sekitar 760.000 warga Palestina, dan hampir 5 juta keturunan mereka terusir dari tempat tinggal mereka. (ra/mintpress)

SHARE THIS: