Hanya Selama 4 Bulan, 900 Ribu Warga Suriah Jadi Pengungsi
Posted by @Editor on 12th June 2018
| 32 views

Aktualpress.com–Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan laporan bahwa lebih dari 920.000 warga Suriah menjadi pengungsi selama 4 bulan pertama tahun 2018. Ini merupakan angka pengungsi tertinggi sejak konflik terjadi sejak 7 tahun lalu.

Koordinator kemanusiaan PBB untuk Suriah, Panos Moumtzis, menyatakan kepada wartawan di Geneva, Swiss, pada Minggu (10/6/18) bahwa Suriah masih terus mengalami pengungsian yang masif selama beberapa bulan terakhir.

“Kami menyaksikan pengungsian yang masif di Suriah… Dari bulan Januari sampai April, terdapat lebih dari 920.000 warga yang mengungsi,” kata Moumtzis. “Ini adalah angka pengungsian tertinggi selama periode yang pendek yang pernah kami lihat sejak konflik pecah.”

Moumtzis menambahkan, mayoritas pengungsi baru ini terpaksa berpindah tempat akibat dari eskalasi peperangan di kawasan Idlib yang dikontrol oleh berbagai kelompok ekstrimis.

PBB memperkirakan jumlah total masyarakat yang menjadi pengungsi di dalam negeri mencapai 6,2  juta orang. Jumlah ini belum termasuk 5,6 juta yang mengungsi di negara-negara tetangga.

Sampai kini PBB aktif menyuplai bantuan kepada 5,5 juta orang di Suriah setiap bulan. Namun Moumtzis menyuarakan kekhawatirannya tentang kurangnya dana bantuan, di mana hanya 26 persen yang terpenuhi dari $3.5 milyar yang diperlukan bagi pengungsi Suriah.

“[Suplai] kemanusiaan di lapangan benar-benar berada di titik puncak… Cadangan kami sudah kosong,” ucapnya.

Assad: Perang Dan Kemenangan Tetap Berlanjut Hingga Suriah Bersih Dari Teroris

Presiden Suriah Bashar al-Assad menegaskan bahwa tentaranya akan terus berjuang meraih kemenangan demi kemenangan hingga semua teroris yang bercokol di negara ini terbasmi.

Dalam pertemuan dengan Alexander Lavrentiev, utusan Presiden Suriah Vladimir Putin untuk Suriah, Kamis (24/5/2018), menegaskan hal tersebut sembari menyebutkan bahwa sebagian pihak internasional sangat tidak realistis dalam memperlakukan Suriah sehingga menyulitkan proses politik. Karena itu, Assad mengimbau mereka untuk sedikit melihat realitas politik Suriah, berhenti memperalat teroris, dan beralih ke proses politik.

“Pemimpin dan bangsa Rusia andil dalam kemenangan demi kemenangan yang tak akan tak berhenti sampai teroris terakhir terbasmi dan semua kawasan yang tersisa terbebas dari cengkraman teroris,” imbuhnya.

Dalam pertemuan ini Lavrentiev menyampaikan ucapan selamat Putin kepada Assad atas keberhasilan tentara Suriah mengendalikan sepenuhnya Damaskus dan kawasan sekitarnya.

Lebih jauh kedua pihak membicarakan proses penerapan hasil pertemuan Assad dengan Putin di kota Sochi, Rusia, terutama mengenai rekonstruksi dan proses politik Suriah. (ra/presstv)

SHARE THIS: