Solidaritas untuk Palestina, 300 Tokoh Dunia Kirim Surat Kecaman kepada Israel
Posted by @Editor on 13th June 2018
| 51 views
(AP Photo/Majdi Mohammed)

Aktualpress.com —Lebih dari 300 tokoh dunia, yaitu para pejabat, ahli hukum, akademisi, seniman dan aktivis, mengirim surat terbuka yang mengecam pembersihan etnis dan pengusiran paksa yang dilakukan oleh rezim Israel kepada ribuan warga Palestina.

Unjuk solidaritas bagi Palestina ini juga diikuti oleh 90 anggota parlemen dunia, di mana mayoritas berasal dari Uni Eropa dan Inggris.

Tokoh penting lain yang berpartisipasi dalam penandatanganan surat terbuka ini diantaranya 10 pemenang Hadiah Israel, sutradara film Ken Loach, seniman Ai Weiwei, penulis Alice Walker, akademisi Noam Chomsky, sejumlah musisi, dan puluhan Rabbi Yahudi.

“Pengusiran paksa– dengan kekuatan fisik atau dengan menciptakan keadaan yang mengancam yang membuat warga [Palestina] meninggalkan rumah mereka– adalah kejahatan perang,” demikian tertulis dalam surat itu.

Surat ini menyebut tiga kawasan yang dibersihkan dari penduduknya, yaitu  Jordan Valley, Perbukitan Hebron Selatan, dan Yerusalem timur. Israel pun disebut “bertujuan menciptakan fakta di lapangan yang dapat membuat [mereka] mencapai kekuasaan de-facto yang eksklusif di kawasan tersebut dan pada akhirnya memfasilitasi pencaplokan lahan secara formal.”

“Rencana Israel…  mulai dari menghentikan pembangunan di Palestina melalui pengurangan kawasan milik Palestina di titik-titik utama di Tepi Barat, sampai dengan menghancurkan dan mengusir seluruh komunitas,” tulis surat itu.

“Langkah-langkah koersif” yang disebutkan oleh surat itu adalah diantaranya dengan melarang konstruksi bangunan privat dan publik; melarang akses ke sumber air; penghancuran bangunan; pemberian ancaman dan penyitaan peralatan penting.

Surat tersebut kemudian menyatakan bahwa “semua orang bertanggung jawab atas [kejahatan perang] ini– termasuk perdana menteri Israel dan menteri pertahanan Israel…”

Isi surat terbuka

Sejak Mei 1948 hingga kini, tercatat sekitar 760.000 warga Palestina, dan hampir 5 juta keturunan mereka terusir dari tempat tinggal mereka.

Pengusiran inilah yang diprotes oleh warga Palestina melalui demo Great March of Return yang dimulai sejak 30 Maret tahun ini. Sayangnya, lebih dari 12o demonstran ini  dibunuh oleh tentara Israel selama aksi protes.

Israel tak segan-segan melakukan kejahatan dalam bentuk apapun terhadap rakyat Palestina. Perang, blokade total, pengusiran paksa, pembangunan distrik di wilayah-wilayah permukiman penduduk Palestina, melarang pengiriman bantuan kemanusiaan, memusnahkan rumah sakit dan fasilitas pendidikan, menutup mata atas hak-hak warga dan menerapkan diskriminasi terhadap rakyat Palestina di wilayah pendudukan, merupakan sebagian kejahatan nyata yang dipraktikkan rezim Israel.  (ra/mintpressnews)

 

SHARE THIS: