Mudik, Tradisi Sakral Menjelang Hari Raya
Posted by Lestari on 14th June 2018
| 24 views

AktualPress.com – Tradisi mudik menjelang hari raya idul fitri menjadi tradisi sakral yang seolah sangat erat dengan faktor keagamaan. Mudik menjadi bagian tersendiri dalam sebuah ritus keagamaan Islam di Indonesia, sehingga hampir seluruh masyarakat Indonesia melaksanakan ritus tersebut menjelang hari raya idul fitri.

Ada perasaan yang kurang lengkap dan relijius jika seseorang tidak melaksanakan mudik ke kampung halaman orang tua masing-masing. Entah tradisi ataupun ritus ini dimulai sejak kapan.

Menurut pakar Budaya dan Dosen Cultural Studies Universitas Negeri Jakarta, Irsyad Ridho, mudik menjadi tradisi yang sangat penting di hari raya bisa ditinjau dari kacamata budaya. Pertama, budaya kekeluargaan yang sangat kuat, terlebih dengan orang tua sehingga mudik menemui orang tua menjadi sesuatu yang penting. Kedua, berlebaran hari raya idul fitri di kampung bisa menumbuhkan suasana nostalgia bersama keluarga dan sanak saudara. Ketiga, media massa dan iklan bisnis yang memanfaatkan tradisi mudik dengan cara membentuk citra atau kesan romantik serta relijius, sehingga mempengaruhi masyarakat untuk mudik setiap tahunnya.

Selain di lihat dari kacamata budaya, tradisi mudik juga bisa dilihat dari faktor bisnis dan kepentingan politik. Masih menurut Irsyad Ridho, mudik dapat berdampak pada bisnis-bisnis tertentu seperti bisnis transportasi umum, bisnis kuliner, bisnis gaya hidup, dan lainnya. Dalam kacamata kepentingan politik, tradisi mudik bisa dijadikan kelompok politik tertentu untuk mengkritik presiden dalam melihat infrastruktur jalan untuk para pemudik dan problem-problem mudik lainnya yang tidak bisa diselesaikan oleh presiden yang menjabat. (AL/Liputan6)

SHARE THIS: