BI: Tak Perlu Kaget Soal Pelemahan Rupiah
Posted by redaksi2 on 23rd June 2018
| 53 views
Sumber: antaranews

AktualPress.com— Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah setelah libur panjang Lebaran 2018. Pada perdagangan Jumat (22/6), rupiah bergerak melemah di kisaran 14.090 per dolar AS hingga 14.108 per dolar AS.

Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, pelemahan rupiah didorong oleh tekanan global yang sempat naik. Hal itu mengakibatkan dolar AS menguat terhadap hampir semua mata uang.

“Jadi tidak usah kaget, karena kami terus berkomitmen untuk melakukan langkah stabilisasi dan BI pun akan selalu berada di pasar,” ujarnya di Jakarta, Jumat (22/6).

Selain itu, Perry menilai, melemahnya nilai tukar rupiah sebesar 2,3 persen secara year-to-date masih bisa dimaklumi. Sebab, jika dibandingkan dengan egara-negara berkembang (emerging market) lainnya, tingkat pelemahan rupiah masih lebih baik.

Adapun tekanan global terhadap perekonomian global yang terjadi karena adanya sejumlah faktor, seperti kenaikan suku bunga acuan yang dilakukan Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed), rencana penghentian surat utang oleh Bank Sentral Eropa (ECB), perbaikan data ekonomi AS, serta ancaman perang dagang antara AS dengan Cina.

Meski demikian, dia mengaku masih optimis bahwa nilai tukar rupiah akan kembali stabil. Dia yakin bahwa mayoritas indikator perekonomian Indonesia masih baik.

“Risiko yang terjadi di pasar keuangan memang masih tinggi. Di RDG (Rapat Dewan Gubernur) mendatang, BI siap melakukan langkah preventif, bisa berupa menaikkan suku bunga dan bisa dalam bentuk relaksasi kebijakan makroprudensial,” kata dia.

Dia mengatakan, langkah kebijakan yang dilakukan BI akan tetap menjaga stabilitas, pertumbuhan ekonomi akan naik, serta dapat memberikan kepercayaan terhadap investor dari dalam dan luar negeri. (Sihab/tirto)

 

 

SHARE THIS: