Kenaikan Suku Bunga Mampu Pulihkan Kepercayaan Investor
Posted by redaksi2 on 30th June 2018
| 71 views

AktualPress.com— Bank Indonesia menaikkan BI 7-day Reverse Repo Rate atau suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen. Langkah ini dinilai dapat menarik investor asing kembali ke pasar keuangan.

“Ini akan membawa imbal hasil pasar keuangan Indonesia khususnya fix income (instrumen pendapatan tetap) yang menarik, dengan mempertimbangkan risiko yang kompetitif dan menarik bagi investor, termasuk investor asing,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (29/6).

Dia menjelaskan, dengan masuknya investor asing ke pasar keuangan domestik permintaan yang tinggi terhadap dolar AS tidak akan menekan nilai tukar Rupiah. Dengan demikian, laju pelemahan rupiah bisa tertahan.

Pada Jumat (29/6), rupiah berada di level Rp 14.404 atau melemah 133 poin dibandingkan posisi sebelumnya di kisaran 14.271. Jika dibandingkan dengan akhir Desember 2017, rupiah melemah sebesar 5,72 persen (year to date/ytd).

Angka tersebut merupakan rekor terlemah rupiah pada tahun ini. Bahkan, Pelemahan rupiah juga lebih rendah dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya seperti Filipina, India, Afrika Selatan, Brazil, dan Turki.

BI menjelaskan, kebijakan menaikan suku bunga acuan tersebut merupakan langkah antisipasi untuk membendung tekanan eksternal. Tekanan tersebut bersumber dari rencana empat kali kenaikan suku bunga Federal Reserve, Bank Sentral AS, dan rencana normalisasi Bank Sentral Eropa pada September 2018, serta tekanan dari memanasnya perang dagang Cina dan AS.

“Keputusan kenaikan bunga ini merupakan kebijakan moneter lanjutan yang pre-emptive (antisipatif), ahead of the curve (selangkah lebih maju) dan front loading,” ujarnya. (Sihab/republika/liputan6)

SHARE THIS: