Cina Janji Berikan Bantuan Jutaan Dollar untuk Timur Tengah
Posted by @Editor on 11th July 2018
| 35 views

Aktualpress.com—Presiden Cina, Xi Jinping, mengatakan bahwa pemerintahnya akan memberikan pinjaman sebesar 20 milyar dollar serta $106 milyar tambahan untuk bantuan keuangan dan revitalisasi pertumbuhan ekonomi untuk sejumlah negara Timur Tengah.

Dalam pidatonya di pertemuan China-Arab States Cooperation Forum (CASCF) ke-8 di Beijing pada Selasa (10/7/18), Xi menyatakan bahwa pinjaman itu akan mendanai “rekonstruksi ekonomi” dan “pembangunan industri” perminyakan, gas, nuklir, dan energi bersih.

Pinjaman tersebut juga akan dialokasikan untuk “proyek-proyek yang akan menciptakan lapangan pekerjaan dan pengaruh sosial yang positif di Negara-Negara Arab…,” tambahnya.

Selain itu, negara raksasa Asia itu berencana memberikan bantuan sebanyak $15 juta ke Palestina dan $91 juta kepada Yordania, Suriah, Lebanon dan Yaman.

“Rakyat Cina dan Arab, meski berjauhan secara jarak, namun dekat layaknya keluarga,” kata Xi.

“Cina menyambut peluang untuk berpartisipasi dalam pembangunan pelabuhan dan konstruksi jaringan kereta di negara-negara Arab” sebagai bagian dari “jaringan logistik yang menyambungkan Asia Pusat dengan Afrika Selatan dan Laut India dengan Laut Tengah,” paparnya.

Dia pun mengajak “pihak-pihak bersangkutan” menghargai konsesus internasional mengenai konflik Israel-Palestina dan menangani isu ini dengan sikap adil supaya menghindari gangguan regional.

Dalam wawancara dengan kantor berita Cina, Xinhua, pada Senin (9/7/18), menlu Palestina Riyad al-Maliki memuji dukungan Cina kepada Palestina dalam bidang politik, ekonomi, pembangunan, dan pendidikan.

 

Cina Tentang Tuduhan AS Terkait Senjata Nuklir

AS baru-baru ini menyebut Cina sebagai ancaman nuklir terbesar di Asia. Pemerintah Cina pun menentang sebutan itu, dan alih-alih meminta AS agar ikut terlibat dalam upaya memajukan stabilitas regional.

AS, lewat laporan Nuclear Posture Review (NPR) sepanjang 74 halaman, memaparkan strategi mereka terhadap Cina dalam rangka “mencegah Beijing menyimpulkan secara keliru bahwa seluruh penggunaan nuklir dapat diterima.”

Berdasarkan laporan dari kantor berita Xinhua, juru bicara Kementerian Pertahanan Cina, Ren Guoqiang, mengecam laporan AS itu dengan mengklaim negaranya melakukan pembatasan sepenuhnya dalam pengembangan tenaga nuklir. Ia mengatakan, senjata nuklir mereka selalu dipertahankan di “level minimum” yang diperlukan untuk keamanan nasional.

Ren lebih jauh lagi meminta AS— yang memiliki senjata nuklir terbesar di dunia— untuk selalu mengikuti arus perdamaian dan pengembangan dunia, alih-alih bergerak melawan.

“Kami berharap AS melepaskan mentalitas Perang Dingin dan dengan sungguh-sungguh memikul tanggung jawab utamanya dari senjata nuklir sendiri, mengerti secara benar tujuan strategis Cina, dan bersikap secara adil atas pengembangan militer dan pertahanan nasional Cina,” tutur Ren.

Berdasarkan data dari Stockholm International Peace Research Institute, Cina memiliki persenjataan nuklir terbesar ke-5 sedunia, dengan 300 hulu ledak. AS dan Rusia sama-sama memiliki 7.000 hulu ledak, atau sekitar 20 kali lipat dari Beijing. (ra/presstv)

mbangan militer dan pertahanan nasional Cina,” tutur Ren.

Berdasarkan data dari Stockholm International Peace Research Institute, Cina memiliki persenjataan nuklir terbesar ke-5 sedunia, dengan 300 hulu ledak. AS dan Rusia sama-sama memiliki 7.000 hulu ledak, atau sekitar 20 kali lipat dari Beijing. (ra/presstv)

SHARE THIS: