UNRWA: Jika AS Masih Tahan Dana, Bantuan Kemanusiaan Palestina Akan Dipotong
Posted by @Editor on 11th July 2018
| 22 views

Aktualpress.com —Badan bantuan PBB untuk Palestina, UNRWA, memperingatkan bahwa akan ada pemotongan dalam sejumlah program bantuan kemanusiaan di Gaza dan Tepi Barat, jika AS masih tetap menahan dana mereka ke badan tersebut.

Hal ini disampaikan oleh ketua UNRWA,  Pierre Krahenbuhl, dalam sebuah surat kepada pegawainya pada Senin (9/7/18).

Ia mengeluhkan bahwa program bantuan yang kemungkinan akan dipotong dananya adalah di bidang pekerjaan, perumahan, kesehatan mental, dan sebagainya. Namun, UNRWA akan terus berusaha untuk mempertahankan program bantuan makanan, terutama di kawasan Jalur Gaza.

Krahenbuhl mengaku telah meminta para pendonor lain yang sebelum ini sudah memberikan dana, untuk terus membantu UNRWA agar “mengatasi kekurangan dana,” yaitu sebanyak lebih dari $200 juta.

“Saya sudah bicara kepada mereka dan saya bicara pada Anda dengan sejujurnya: Kekurangan $217 juta adalah angka tertinggi yang pernah dihadapi UNRWA sepanjang sejarah,” tulisnya dalam surat tersebut.

“Sebagai komisiener general badan ini, saya tidak bisa menyembunyikan resiko dramatis yang kami hadapi atas pelayanan kami jika kami tidak mendapat bantuan tambahan secara cepat,” keluhnya.

Pada 16 Januari lalu, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan akan menahan 65 juta dana bantuan untuk UNRWA dan menuntut badan itu melakukan reformasi tertentu. Dua minggu sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengeluhkan bahwa negaranya telah memberikan Palestina dana ratusan juta dollar setiap tahun, namun “tidak menerima apresiasi atau penghormatan.”

 

UNRWA Berhentikan 100 Karyawan

Badan PBB yang membantu jutaan pengungsi Palestina di Timur Tengah terpaksa memberhentikan lebih dari 100 karyawan di Yordania karena tidak lagi mendapat kiriman dana dari AS.

Badan bernama United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) itu mengumumkan pemberhentian karyawan pada Selasa (16/1/18), seperti dilaporkan oleh koran berita Yordania, al-Ghad.

UNRWA memulai tahun 2018 dengan defisit anggaran $ 174 juta, yang dikhawatirkan akan semakin buruk di waktu mendatang.

Sejak beberapa waktu lalu, pemerintah AS mengancam akan memotong dana bantuan kepada UNRWA. Menurut data dari Associated Press, AS biasanya menggelontorkan dana sekitar $355 juta per-tahun kepada UNRWA, atau sekitar 1/3 anggaran badan itu.

 

“Pemerintah [AS] bersiap menahan puluhan juta dollar dari kontribusi pertama tahun ini, dan memotong dana $125 juta hingga setengahnya atau mungkin keseluruhannya,” lapor AP, mengutip pengumuman dari pejabat AS di Washington pada minggu ini. (ra/presstv)

SHARE THIS: