IDF Pecahkan Rekor dalam Membunuh Anak Palestina
Posted by @Editor on 11th August 2018
| 64 views

Aktualpress.com— Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada tahun ini telah membunuh setidaknya 35 anak Palestina, yaitu sekitar 30 di Gaza dan 5 di Tepi Barat. Hal ini membuat tahun 2018 menjadi tahun pemecah rekor pembunuhan anak, berdasarkan laporan dari organisasi Defense for Children International Palestine (DCIP).

Namun, setelah laporan terakhir dari DCIP ini dirilis, militer Israel menyerang Gaza lewat udara, dan membunuh seorang bayi berusia 18 bulan dan ibunya yang hamil 9 bulan. Itu artinya, jumlah kematian anak masih terus bertambah.

Menurut DCIP, jumlah anak Palestina yang terbunuh oleh tentara Israel pada tahun ini melebihi jumlah pembunuhan dalam setahun selama 10 tahun terakhir, hanya lewat serangan militer berskala kecil. Rekor terakhir dipegang di tahun 2016, di mana IDF membunuh 32 anak Palestina, kebanyakan di Tepi Barat.

Jika berbicara mengenai serangan militer berskala besar, angka di atas tidak berarti apa-apa dibanding tahun 2014 di mana IDF membunuh sekitar 504 anak.

“Pasukan Israel beroperasi dengan kebebasan hukum dalam waktu yang lama di mana pembunuhan dan pelanggaran hukum internasional lainnya telah menjadi norma. Impunitas yang dikombinasikan dengan penggunaan amunisi hidup Israel sebagai metode untuk menghalau demonstran sejak 2014, artinya tidak ada mekanisme legal yang akan menghentikan genosida ini,” papar Ayed Abu Eqtaish, direktur Accountability Program di DCIP.

Berdasarkan laporan terbaru dari PBB, antara 30 Maret sampai 2 Agustus 2018, terdapat 1.467 anak Gaza yang dirawat di rumah sakit akibat luka peluru atau gas air mata.

Selain pembunuhan, rezim Israel pun menahan sejumlah besar anak-anak Palestina di penjara. Israel memprosekusi dan menangkap setidaknya 8.000 anak sejak tahun 2000, di mana terdapat 500 sampai 700 anak yang dipenjara pertahun. Tiga dari empat  tahanan anak Palestina dilaporkan mengalami kekerasan fisik selama penahanan atau interogasi. Semua penahanan ini dilakukan tanpa pengadilan militer.

Israel tak segan-segan melakukan kejahatan dalam bentuk apapun terhadap rakyat Palestina. Perang, blokade total, pengusiran paksa, pembangunan distrik di wilayah-wilayah permukiman penduduk Palestina, melarang pengiriman bantuan kemanusiaan, memusnahkan rumah sakit dan fasilitas pendidikan, menutup mata atas hak-hak warga dan menerapkan diskriminasi terhadap rakyat Palestina di wilayah pendudukan, merupakan sebagian kejahatan nyata yang dipraktikkan rezim Israel.  (ra/mintpress)

SHARE THIS: