NU Jogja Ajak Masyarakat Budidayakan Ikan
Posted by @Redaksi on 12th October 2018
| 78 views

AktualPress.com – Tak hanya aktif menyuarakan keberagamaan yang moderat dan toleran, Nahdlatul Ulama juga aktif dalam sosial kemasyarakatan dan membangun ekonomi umat.

Lima tahun sukses membudidayakan ikan air tawar, pengurus Wilayah Lembaga Pengembangan Pertanian NU DIY mengajak warga NU dan masyarakat untuk mengembangkan budidaya ikan. Hal ini disampaikan oleh Beny Susanto, Ketua PW LPPNU DIY / Pengurus Wilayah Lembaga Pengembangan Pertanian NU DIY dalam rilisnya, Jumat 12 Oktober.

Beny menyebut hal ini bisa menjadi peluang bagi peningkatan ekonomi masyarakat Yogyakarta. “Produksi ikan di DIY masih jauh dari mencukupi,” kata Beny.

Berdasarkan data Dinas Kelautan Dan Perikanan DIY 2017, kebutuhan konsumsi ikan masyarakat sekitar 111.600 ton sementara produksinya dari hasil budidaya dan penangkapan baru 96.900 ton pertahun. Kekurangannya ikan yang berjumlah sekitar 15.600 ton pun mau tak mau didatangkan dari luar DIY.

Mendekati momen Hari Santri Nasional yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo melalui Kepres 22 Tahun 2015, Beny menyebut hal ini mesti dijadikan sebagai motivasi bagi kaum santri untuk terus berkarya, berkreasi yang produktif meningkatkan ekonomi umat. “Salah satunya dengan mengembangkan budidaya ikan.”

Budidaya ikan sendiri, terang Beny mudah dilakukan oleh masyarakat. Dengan lahan yang tak luas, ikan air tawar yang banyak dikonsumsi masyarakat seperti ikan nila, gurami, lele, bawal, patin, gabus, sidat dan udang viname bisa dibudidayakan dan berkembang dengan baik di Yogyakarta.

Kebanyakan budidaya ikan sendiri sampai saat ini di Yogyakarta masih bersifat individu. Beny mengajak masyarakat agar lebih efektif, hemat dan menguntungkan jika budidaya dilakukan dalam bentuk kelompok, seperti kelompok mina atau poktan.
Beny menyebut melalui kelompok mina, poktan pembinaan, jejaringnya lebih mudah dan luas, sementara pembiayaan bisa lebih ditekan, efisiensi untuk pakan dan distribusi. “Ini ikhtiar peningkatan kesejahteraan secara berjamaah, ini juga bentuk ibadah.”

Meskipun dalam skala terbatas saat ini dalam binaan Lembaga Pengembangan Pertanian NU DIY, Ponpes An-Nur Ngrukem, Ponpes Lintang Songo Piyungan dan Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan Panggungharjo Sewon Bantul membuktikan hasil budidaya gurami, nila dan patin. (Joko)

 

SHARE THIS: