Ini Ucapan Terakhir Khashoggi Sebelum Meninggal
Posted by @Editor on 12th November 2018
| 33 views

Aktualpress.com–Seorang jurnalis senior Turki mengungkap sebagian kecil rekaman suara rahasia dari pembunuhan brutal Jamal Khashoggi di konsulat Saudi.

Kepala departemen investigasi koran Turki Daily Sabah, Nazif Karaman, mengatakan pada Sabtu (10/11/18) bahwa para pembunuh Khashoggi menutup kepala sang jurnalis dengan tas untuk mencekiknya.

“Saya tercekik, lepas tas ini dari kepala saya! Saya punya claustrophobia,” kata Khashoggi sebelum meninggal. Demikian laporan dari Karaman kepada Al Jazeera.

Karaman mengetahui informasi ini dari rekaman audio yang menurut pemerintah Turki dapat menjadi bukti pembunuhan Khashogi. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada Sabtu bahwa pemerintahnya telah membagikan rekaman ini ke layanan intelijen dari 4 negara Barat.

Menurut Karaman, para pembunuh itu merentangkan kantong plastik di ruangan tempat Khashoggi dibunuh untuk mencegah darahnya menyebar di lantai.

Kemudian, berdasarkan informasi dari ahli forensik Salah al-Tabiki, mereka memotong tubuh Khashoggi menjadi lima bagian, lalu dimasukkan ke dalam lima tas besar. Tas-tas itu kemudian dipindahkan ke mobil milik konsulat Saudi untuk diangkut ke luar kawasan konsulat.

Karaman tidak menjelaskan lebih lanjut bagaimana tim pembunuh itu membuang tubuh Khashoggi. Dia mengatakan, tim ini datang ke Turki dengan membawa sejumlah peralatan khusus. Foto-foto peralatan ini akan dirilis oleh Daily Sabah dalam beberapa hari mendatang.

Kantor berita Inggris Sunday Express  melaporkan bahwa beberapa hari sebelum sang jurnalis dibunuh, dia hendak mengungkap detil-detil mengenai penggunaan senjata kimia terlarang oleh Saudi di Yaman.

Mengutip informasi dari seorang teman dekat Khashoggi pada Sabtu (27/10/18), sang jurnalis hendak memberikan “bukti dokumenter” bahwa Riyadh telah menggunakan senjata kimia terlarang dalam agresi brutal mereka di Yaman.

“Saya bertemu dengannya seminggu sebelum kematiannya. Dia sedang tidak senang dan khawatir,” kata teman dekat Khashoggi yang merupakan seorang akademisi Timur Tengah.

Dia kemudian bertanya kepada Khashoggi mengapa ia tidak senang dan khawatir.

“Dia tidak ingin menjawab, tetapi akhirnya dia mengatakan kepada saya dia mengumpulkan bukti bahwa Arab Saudi menggunakan senjata kimia,” tambahnya. “Satu-satunya yang saya dengar setelah itu bahwa dia sudah hilang.” (ra/presstv)

SHARE THIS: