Akhir Tahun Ini, Rupiah Diprediksi Terdepresiasi ke Posisi 15.100 per Dolar AS
Posted by redaksi2 on 13th November 2018
| 26 views

AktualPress.com— Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada akhir tahun akan melemah ke posisi Rp 15.100 per Dolar AS. Angka ini lebih tinggi dari asumsi pemerintah sebesar 15.000 per dolar AS.

“Akhir tahun berpotensi menemukan titik baru di level 14.900-15.100. Masih sangat fluktuatif mencermati beberapa perkembangan global dan domestik,” kata Bhima, Senin (12/11).

Dia menambahkan, defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) Indonesia yang mencapai 3,37 persen pada kuartal III dinilai melebihi dari ekspektasi pasar sehingga mempengaruhi fluktuasi kurs rupiah.

Menurutnya, hal itu membuat permintaan dolar sampai akhir tahun terus meningkat, khususnya untuk membiayai impor di industri minyak dan gas (migas).

“Kondisi ekspor pun belum mampu tumbuh optimal terkendala oleh proteksi dagang CPO yang dilakukan India. Harga komoditas baik CPO maupun karet sampai akhir 2018 akan slowdown,” ujarnya.

Sementara itu, Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail menilai, keputusan pemerintah mematok asumsi rupiah di level Rp 15.000 per dollar AS dalam APBN 2019 sudah cukup tepat.

“Pertama, suku bunga AS di tahun depan masih akan naik tiga kali lagi sampai Juni 2019. Rupiah masih akan mengalami tekanan karena ini,” katanya.

Menurut dia, ika mengacu pada kurs rupiah di non-delivery forward (NDF), Mikail bilang, posisi rupiah untuk 12 bulan ke depan berada di level Rp 15.300 per dollar AS.

“Jadi mungkin rata-rata nilai tukar rupiah tahun depan masih akan terdepresiasi ke arah sana karena biasanya mimicking dengan NDF,” jelasnya. (Sihab/liputan6/tribunnews)

 

SHARE THIS: