Israel Jatuhkan Bom ke Gedung Stasiun TV Gaza
Posted by @Editor on 14th November 2018
| 45 views

Aktualpress.com—Militer Israel mengebom gedung studio televisi milik Hamas pada Senin (12/11/18). Rekaman ledakan bom tersebut tersebar secara online.

Sebuah video yang diunggah di Twitter memperlihatkan ledakan besar di bangunan stasiun Al-Aqsa TV. Suara-suara jeritan terdengar di sekitar tempat kejadian.

Pengeboman stasiun TV ini merupakan bagian dari rangkaian serangan udara yang dilancarkan militer Israel ke Gaza selama hari Senin kemarin.

Al-Aqsa TV adalah saluran televisi resmi Hamas. Program-program yang disiarkan yaitu berita, acara anak-anak, dan tayangan bertema agama.

Menurut pangakuan dari Pasukan Udara Israel (IAF), mereka menyerang lebih dari 70 titik di Jalur Gaza sebagai upaya ‘pembalasan’ atas serangan dari Hamas. Akibat serangan ini, Kementerian Kesehatan Gaza menginformasikan setidaknya dua warga sipil Palestina tewas dan satu lagi terluka.

Sehari sebelumnya, terjadi ketegangan yang memanas antara kedua pihak di mana 2 komandan Hamas dan 4 warga Palestina terbunuh. Satu tentara Israel juga tewas dan yang lainnya terluka.

Warga Israel Tutup Jalur Perlintasan Kargo ke Gaza

Para penduduk ekstrimis Israel menutup jalur perlintasan kargo ke Jalur Gaza dan mencegah truk-truk penyuplai barang kebutuhan dasar masuk ke wilayah pendudukan.

Menurut informasi dari Ma’an News Agency, para penduduk ini menghadang truk-truk yang membawa makanan, bensin, gas, dan material konstruksi ke Gaza lewat persimpangan Kerem Shalom pada Minggu (11/11/18).

Mereka mengklaim, penutupan jalan ini dilakukan sebagai respon dari insiden pembakaran layang-layang dan balon helium yang diterbangkan warga Palestina  dalam demo “Great March of Return”.

Persimpangan Kerem Shalom terletak di antara Jalur Gaza selatan dan wilayah pendudukan. Persimpangan ini merupakan pintu masuk utama bagi suplai barang-barang dan perdagangan ke Gaza.

Ini bukan pertama kalinya penduduk Israel mencoba menghadang suplai barang-barang ke Gaza. Rezim Tel Aviv secara rutin menutup perlintasan dan melarang suplai bantuan kemanusiaan.

Pada bulan Agustus lalu, rezim Israel memperketat blokade di Gaza dengan menutup jalan bagi pejalan kaki. (ra/rt)

SHARE THIS: