John Bolton Terima Penghargaan “Pembela Israel”
Posted by @Editor on 14th November 2018
| 45 views

Aktualpress.com– Organisasi Zionis Amerika (ZOA) baru-baru ini memberikan penghargaan “Pembela Israel” kepada Penasehat Keamanan Nasional AS, John Bolton.

Penghargaan ini diberikan di acara makan malam di New York pada Minggu (11/11/18) malam.

Pemenang lain dari penghargaan ini ialah antara lain Duta AS untuk Jerman, Richard Grenell, dan pembawa acara Fox News, Mark Levin. Grenell dan Levin diketahui dekat dengan Bolton. Grenell pernah menjadi jubir Bolton, sementara Levin pernah bekerja dengan Bolton di Departemen Kehakiman di masa pemerintahan Reagan.

Bolton sendiri sudah berkali-kali menerima penghargaan dari kelompok lobby Israel berkat upayanya dalam mempromosikan Zionisme dan kebijakan pemerintah Israel. Namun, penghargaan kali ini dianggap penting, karena ZOA berperan besar dalam penggantian posisi Penasehat Keamanan Nasional dari H.R. McMaster ke Bolton.

Pada Agustus 2017, ZOA memimpin sebuah kampanye untuk memecat mantan panasehat keamanan, H.R. McMaster, karena ia dianggap “anti-Israel” dan mendukung kesepakatan nuklir Iran. McMaster pernah menyebut Israel sebagai “kekuatan penjajah”. Ia pun mengakui eksistensi negara Palestina.

Laporan dari kantor berita MintPress mengungkapkan bahwa kampanye ZOA untuk memecat McMaster kemudian mendapat dukungan besar dari penyumbang politik Trump, seorang miliyarder Zionis bernama Sheldon Adelson. Adelson pun mendorong Trump agar McMaster digantikan oleh Bolton sebagai penasehat.

Selama ia menjabat, Bolton diketahui memanfaatkan perannya untuk menyokong kebijakan-kebijakaan berbahaya di Timur Tengah sesuai kepentingan Israel.

AS Janji Lindungi Israel dari Pengadilan Pidana Internasional

AS mengumumkan keputusannya untuk tidak lagi bekerjasama dengan Pengadilan Pidana Internasional (ICC) dan melindungi Israel dari badan yudisial itu.

AS juga mengancam penjatuhan sanksi terhadap pengadilan yang mereka sebut “tidak adil” itu.

Keputusan ini diumumkan oleh Penasehat Keamanan Nasional AS John Bolton di depan Federalist Society di Washington, DC, pada Senin (10/9/18).

Ia memperingatkan ICC agar tidak meneruskan investigasi atas kejahatan perang yang dilakukan Amerika di Afghanistan. Jika badan itu meneruskan penyusutan, Washington akan melarang para hakim ICC masuk ke AS dan menuntut mereka.

“Kami akan melarang hakim dan jaksa ICC masuk ke AS, menjatuhi sanksi atas uang mereka di sistem keuangan AS, dan menuntut mereka di sistem pidana AS,” tegas Bolton.

“Di muka bumi ini, kami tidak mengakui otoritas apapun di atas konstitusi Amerika,” imbuhnya.

Bolton juga mengecam investigasi ICC atas kejahatan “teman dan sekutu kami” Israel terhadap Palestina. Menurutnya, penyusutan terhadap “negara liberal dan demokratis” seperti Israel sama sekali tidak bisa diterima.

Lebih jauh lagi, ia mengancam negara manapun yang mendukung investigasi dan bekerjasama dengan ICC akan menjadi target sanksi dari AS.

Ia berjanji untuk “mencatat” negara-negara yang bekerjasama dengan ICC, dan memperingatkan bahwa tindakan itu akan mempengaruhi hubungan mereka dengan AS dan AS dapat mencabut bantuan dana kepada negara tersebut. (ra/mintpress)

 

SHARE THIS: